JAKARTA: PT Telkomsel mengklaim kinerjanya sepanjang semester I/2011
sudah bagus sesuai dengan kondisi industri telekomunikasi nasional
secara keseluruhan.
“Kinerja sudah sesuai dengan rata-rata industri dan diharapkan setelah
adanya penambahan jajaran direksi maka kinerja lebih bagus lagi dan
lebih cepat transformasinya,” ujar Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno
kepada Bisnis hari ini.
Menurut dia, saat ini pertumbuhan industri cenderung melambat yang
dipicu oleh berbagai hal. Adapun ketika disinggung target kinerja
Telkomsel pada akhir tahun ini, Sarwoto mengungkapkan pihaknya sedang
menunggu revisi dari Telkom Group.
Komisaris Utama Telkom Jusman Syafii Djamal mengungkapkan kinerja
Telkomsel yang belum menggembirakan dinilai wajar karena sudah biasa di
tahun pertama menghadapi tekanan dari para pesaing dan faktor eksternal
lainnya.
“Kalau posisi dirut dan BOD lainnya masih aman lah. Apalagi dengan
adanya tambahan 3 direksi baru tentunya kalau ada perubahan direksi yang
lama malah akan mengacaukan kinerja,” ujarnya kepada Bisnis hari ini.
Kinerja Telkomsel hingga semester I/2011 masih juga belum menunjukkan
hasil yang menggembirakan. Operator selule rnomor 1 di Indonesia itu
belum berhasil keluar dari tekanan melambatnya industri telekomunikasi.
Berdasarkan infoMemo Telkom di website resminya, tercatat, Telkomsel
selama semester I/2011 hanya membukukan omzet sebesar Rp23,2 triliun
atau naik 4,8% dari periode sama sebelumnya Rp22,1 triliun. Earning
Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBITDA) hanya naik 1%
dari Rp12,99 triliun menjadi Rp13,12 triliun.
Laba usaha turun 3% dari Rp8,3 triliun menjadi Rp8,2 triliun. Laba bersih naik 1% menjadi Rp5,98 dari Rp5,92 triliun.(api)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar