Senin, 04 Juli 2011

Harga Naik karena Pasokan Turun

JAKARTA--MICOM: Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Ngadiran menegaskan penaikan beberapa harga kebutuhan bahan pokok di beberapa daerah di Jabodetabek dikarenakan pasokan yang menurun.

"Memang penaikan harga ini mulai terasa karena beberapa pedagang pasar kekurangan pasokan dari produsen." ungkap Ngadiran, saat dihubungi, Minggu (3/7).

Ngadiran mengatakan penurunan pasokan tersebut bervariatif antara 15 hingga 20 persen.

"Yang paling terasa ini harga telor. Telor yang rata-rata harganya di kisaran Rp13ribu per kilo sekarang di beberapa tempat sudah menjadi Rp18ribu. Jadi ada beda Rp5ribu," paparnya.

Penyebab penurunan pasokan, lanjut Ngadiran, bervariatif. Untuk telor. Penyebab utamanya adalah flu burung yang kembali mewabah di beberapa tempat di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Tidak bisa diblok daerahnya, tapi secara umum virus flu ini sudah menyerang ayam di kawasan tersebut, juga burung puyuh," jelasnya.

Selain telor, bahan pangan yang juga dikeluhkan para pedagang pasar turun drastis pasokannya adalah beras. Penurunan pasokan beras lebih banyak disebabkan faktor cuaca.

"Untuk beras sekarang ini memang sedang panen musim gadu, yakni panen berkala di daerah tertentu saja, sehingga jumlah beras kurang memadai dibandingkan jika masa panen raya," paparnya.

Ngadiran menyatakan beberapa petani memang tampak kebingungan dengan cuaca yang smekain sulit diprediksi. "Ini memengaruhi pola tanam juga," tandasnya. (VB/OL-11)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar