Selasa, 19 April 2011

Olahraga Bisa Bahayakan Pernikahan

Olahraga Bisa Bahayakan PernikahanTAHUKAH Anda, olahraga berat ternyata mampu menyebabkan masalah dalam pernikahan? Sebuah artikel dalam Wall Street Journal belum lama ini mengungkapkan, terjadi peningkatan jumlah individu yang merasa seperti janda atau orang tua tunggal, karena pasangannya tergila-gila dengan olahraga daya tahan.

Misalnya, pasangan yang keluar rumah untuk berenang sebelum fajar, atau pergi selama berjam-jam pada akhir pekan untuk berlari atau bersepeda.

Efek latihan ektrim ini terhadap tingkat perceraian masih tidak jelas, seperti dikutip situs rd.com. Tapi, hal yang jelas adalah bagaimana kebencian bisa tumbuh terhadap pasangan yang lebih memilih berlari, daripada menikmati waktu bersama pasangan lainnya.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika suami menomorduakan Anda demi olahraga? Anda bisa bergabung dengan suami untuk berolahraga bersama. Temani dia berlari maraton selama beberapa kilometer di akhir pekan, berenang bareng, atau tawarkan diri untuk berlomba dengannya.

Berolahraga bersama dapat bermanfaat untuk hubungan. Ketika kedua pihak memiliki pikiran dan tubuh yang sehat, mereka cenderung untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri. Secara otomatis, mereka pun mampu menjadi mitra hidup yang baik.

Jika Anda sendiri seorang atlet, pastikan untuk mencari tahu bagaimana perasaan pasangan tentang latihan ekstensif yang harus Anda jalani. Selain itu, jangan lupa untuk menjadwalkan acara kencan secara teratur untuk menjaga keromantisan pernikahan.(LI/X-13)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar