Mereferensikan mantan kolega atau seseorang di jaringan Anda, mungkin cukup sederhana bagi kebanyakan orang. Tapi, jika teman yang Anda rekomendasikan itu ternyata menunjukkan kinerja buruk, hal tersebut dapat menjadi bumerang bagi karier Anda pribadi.
Anda mungkin hanya mengenal teman itu dari perspektif sosial. Tapi, menjamin mereka dalam pekerjaan dapat memengaruhi kredibilitas Anda di mata seseorang dalam jaringan profesional.
Nah, berikut ini adalah sejumlah hal yang layak dipertimbangkan sebelum Anda memutuskan untuk merekomendasikan seseorang:
Kedekatan hubungan
Mereferensikan seseorang yang baru Anda temui beberapa kali atau yang tidak Anda temui selama bertahun-tahun, bisa berisiko. Sangat penting untuk mengevaluasi apa yang Anda ketahui dan bagaimana tindakannya di tempat kerja. Pertimbangkan dulu seberapa baik Anda mengenal seseorang sebelum merekomendasikan mereka.
Riwayat pekerjaan
Mencari tahu riwayat pekerjaan seorang teman sebelum mengirimkan rekomendasi adalah langkah yang baik. Berpikirlah secara objektif sebelum mengambil keputusan. Jangan mereferensikan teman jika riwayat pekerjaannya mengandung cela akibat alasan negatif. Jika teman mendapatkan reputasi buruk dalam pekerjaannya, hal itu bisa menempatkan Anda pada posisi yang tidak nyaman.
Bersedia menjamin
Meski Anda hanya ingin mengenalkan seorang teman dengan atasan atau mantan atasan Anda, hal ini bisa mengakibatkan perusahaan meminta rujukan resmi. Jadi, pertimbangkan dulu apakah Anda bersedia dihubungi untuk memberi rujukan tentang teman tersebut atau tidak. Jika Anda tidak siap, lebih baik berikan saja e-mail atau nomor telepon kepada teman tersebut. Tapi, minta dia untuk tidak menyebutkan nama Anda.
Reputasi pribadi
Kadang, ada alasan yang lebih pribadi untuk meminta agar nama Anda tidak disebutkan sebagai pemberi rekomendasi. Reputasi Anda di sebuah perusahaan atau dengan seorang mantan atasan, dapat memengaruhi bagaimana rekomendasi itu diterima. Barangkali, teman itu tidak tahu bahwa hubungan Anda dengan atasan tidak terlalu baik atau kinerja Anda berada di tingkat rata-rata. Jika demikian, akan lebih baik bagi orang itu untuk mengejar pekerjaannya sendiri.
Memprediksi hubungan kerja
Sebelum memberikan rekomendasi, pikirkan bagaimana hubungan pekerjaan Anda nantinya. Misalnya, jika sang teman bekerja di perusahaan yang sama dan harus melapor kepada Anda, sangat penting agar Anda berdua merasa nyaman dengan dinamika tersebut. Atau, jika sang teman adalah seorang penggosip, lebih baik jauhkan dia dari atasan Anda saat ini. Sebelum merekomendasikan seseorang, pikirkan dengan hati-hati bagaimana hal itu akan memengaruhi karier Anda ke depan. (Yul/OL-06)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar