Jumat, 15 April 2011

Laba Bersih Kimia Farma Naik Dua Kali Lipat

JAKARTA--MICOM: BUMN farmasi PT Kimia Farma Tbk (KAEF) membukukan laba bersih sebesar Rp138,71 miliar sepanjang tahun 2010 atau naik 121,9% dibanding pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp62,51 miliar.

Melonjaknya bottom line ditopang oleh naiknya pendapatan sebesar 11,5% dari Rp2,85 triliun pada 2009, menjadi Rp3,18 triliun pada 2010.

"Secara khusus, peningkatan laba KAEF ditopang oleh pertumbuhan penjualan divisi Kimia Farma Apotik (KFA) yang meningkat 12,18% dibandingkan dengan tahun 2009. Penjualan ini memberikan kontribusi terhadap penjualan holding Kimia Farma sebesar 48,67%," kata Direktur Utama KAEF Syamsul Arifin di Jakarta, Kamis (14/4).

Dalam pengembangan ekspansi bisnis, perusahaan yang baru saja meraih penghargaan Indonesia Brand Champion Award 2011 untuk kategori Apotek terpopuler/terbaik dari MarkPlus Insight dan Majalah Marketeers, telah mencanangkan program waralaba (franchise) apotek sejak tahun 2008.

Mitra bisnis cukup kuat untuk mengembangkan jaringan apotek di bawah KFA. Untuk tahap awal, KFA telah membuka tiga apotek franchise, masing-masing berlokasi di Rawamangun, Cibubur dan Podomoro City.

Untuk memiliki franchise apotek Kimia Farma, mitra bisnis disyaratkan menyediakan investasi sebesar Rp460 juta dengan payback period lebih kurang 4 tahun setelah beroperasi.

"Selain dengan modal sendiri, sebagian dari pengembangan apotek itu memang akan kami upayakan dengan pola kerja sama operasi (KSO) maupun waralaba (franchise). Tentunya, penghargaan yang telah kami terima selama ini bisa membantu memperlancar pengembangan apotek kami, khususnya yang menggunakan pola KSO maupun franchise," tambah Direktur Utama KFA, Saleh Rustandi. (Atp/OL-9)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar