Rabu, 20 April 2011

Hambatan percepatan pembangunan akan diselesaikan

BOGOR: Pemerintah dan kalangan dunia usaha akan menyelesaikan masalah yang menghambat percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah di Indonesia sehingga terealisasi komitmen investasi quick win sebesar Rp1.371 triliun di empat sektor usaha yang dilaksanakan pada 2011-2012.


Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan komitmen investasi quick win itu ada di sektor  pertanian, industri dan pariwisata, pertambangan dan energi, serta kawasan dan infrastruktur.

"Dari total investasi untuk empat sektor tersebut [terdapat komitmen investasi] quick win Rp1.371 triliun yang terdiri dari 147 proyek,” kata Hatta dalam rapat kerja penyusunan MP3EI di Istana Bogor hari ini.

Hatta mengatakan quick win yang akan dilaksanakan pada tahun 2011 dan 2012 sebesar Rp1.371 triliun, terdiri atas sektor pertanian Rp 165 triliun, industri dan pariwasata Rp57 triliun, pertambangan dan energi Rp1.025 triliun, kawasan dan infrastruktur Rp124 triliun.

Dia mengatakan saat ini total investasi untuk empat sektor itu sebesar Rp1.993 triliun, dan quick win sebesar Rp 1.371 triliun.

Kalangan dunia usaha dan pemerintah juga akan menghilangkan hambatan regulasi di investasi yang meliputi tujuh UU, enam peraturan pemerintah, 55 peraturan presiden berupa keppres dan inpres, sembilan peraturan menteri dan beberapa peraturan daerah.

Terkait dengan penyusunan master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI), kata Hatta, rencananya akan disahkan pada 20 Mei 2011.

“Kami harapkan ada proyek disahkan Presiden. Kami sepakat untuk buat satu schedule quick win, tonggak dimulainya pembangunan di seluruh wilayah Tanah Air,” katanya.(yn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar