Minggu, 17 Oktober 2010

Pertamina tuntaskan akuisisi Medco

Oleh: Irvin Avriano A.  
JAKARTA: PT Pertamina akhirnya menuntaskan proses pembelian  27,9% saham perusahaan milik keluarga Panigoro, PT Medco Energi Internasional Tbk. Transaksi itu merupakan akuisisi  secara tidak langsung, antara Pertamina dengan pemilik EEPL.


Berdasarkan siaran pers Pertamina, perjanjian pokok (principles of agreement) telah ditandatangani oleh BUMN itu dengan pemilik saham 50,7% saham Medco, Encore Energy Pte Ltd (EEPL) pada Jumat sore. 

Transaksi ini terjadi antara Pertamina dan pemilik EEPL, Encore International Ltd (Eil). Eil adalah sebuah perusahaan yang didirikan di British Virgin Island dan memiliki saham EEPL. EEPL adalah sebuah perusahaan yang dibentuk di Singapura dan saat ini memiliki sebanyak 50,7% saham Medco Energi. 

Medco Energi adalah perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan bergerak di sektor energi, baik di Indonesia maupun luar negeri. Kedua belah pihak telah sepakat untuk melanjutkan evaluasi ke tingkat periode eksklusivitas, sehubungan dengan proses transaksi saham EEPL yang dimiliki oleh Eil. 

Transaksi ini tidak akan membuat bagian lain dari pemegang saham terdilusi atau terpengaruh, meski diyakini bakal memperkuat strategi pengembangan bisnis perusahaan melalui sinergi antara Pertamina dan Medco Energi. Para pihak mengakui bahwa transaksi itu tidak membuat perlunya tender offer kepada pemegang saham lainnya. Periode eksklusif akan berakhir pada tanggal 30 November. 

Selama semester I/2010, Pertamina membukukan laba bersih Rp8,7 triliun, naik 20,83% jika di bandingkan de ngan periode yang sama tahun lalu Rp7,2 triliun.
Sedangkan Medco yang berkode saham MEDC itu mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 26,2% dari US$9,57 juta pada semester I/2009 menjadi US$12,08 juta pada semester I/2010. 

Pendapatan perseroan juga meningkat sebesar 27,67% dari US$311,02 juta pada semester I/2009 menjadi US$397,09 juta pada semester I/2010. Harga saham Medco ditutup menguat sebesar 7,3% ke level Rp3.675 sore tadi dan membentuk kapitalisasi pasarnya sebesar Rp12,25 triliun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar