Kalangan manajer investasi (MI) mulai membidik investor di daerah-daerah untuk memperluas pemasaran produk reksa dana. Langkah ini dilakukan untuk memperdalam penetrasi pasar, apalagi potensi pasar masih sangat besar.
PNM Investment Management sudah mulai menpersiapkan hal itu. MI anak usaha Permodalan Nasional Madani (Persero) ini berencana membangun 13 kantor cabang baru di sejumlah daerah.
“Daerah-daerah punya potensi besar, namun memang kita masih kurang melakukan edukasi dan sosialisasi.
Kami sendiri sudah berencana membuat 13 cabang baru di sejumlah daerah,” ujar Direktur Utama PNM Investment Management, MQ Gunadi, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Sejumlah daerah di luar Jawa yang akan dibidik di antaranya Makassar, Palu, Manado, dan sejumlah kota di Kalimantan. Daerah ini dinilai memiliki potensi basis investor yang cukup besar.
Gunadi tidak bersedia menyebutkan nilai investasi yang disiapkan untuk membangun cabang baru tersebut. Namun ia memperkirakan investasi tersebut tidak terlalu mahal karena terbantu oleh unit pelayanan madani, kantor layanan PNM (Persero), yang jumlahnya sudah mencapai ratusan di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, langkah yang sama sudah dimulai oleh Mandiri Manajemen Investasi (MMI) yang mulai membidik basis investor di Kalimantan Selatan untuk memasarkan produk reksa dana.
Pertumbuhan ekonomi hingga sekitar 6 persen yang terjadi di daerah ini dinilai menjadi potensi yang menjanjikan untuk memasarkan produk reksa dana.
”Walaupun penetrasi masih relatif rendah dibandingkan dengan kota besar seperti Jakarta, MMI melihat adanya potensi pertumbuhan reksa dana di daerah-daerah, terutama daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik dan prospektif,” kata Direktur MMI Andreas M Gunawidjaja, di Banjarmasin, pekan lalu.
Kepala Biro Pengelolaan Investasi Bapepam-lK Djoko Hendratto sebelumnya mengimbau manajer investasi untuk memperbanyak jumlah produk dan memperluas pasar hingga ke daerah.
“Sekarang ini kan investor terkonsentrasi di satu tempat saja, kebanyakan Jakarta. Ini juga tidak sehat. Seharusnya pasar di daerah-daerah di kembangkan,” kata Joko.
hps/E-1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar