JAKARTA. Lampu kuning perdagangan luar negeri mulai menyala. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, bulan April 2012 lalu, neraca perdagangan kita defisit US$ 641 juta. Defisit ini merupakan kali pertama, sejak krisis ekonomi 4 tahun silam.
Berdasarkan catatan Direktur Statistik Distribusi BPS Satwiko Darmesto, Indonesia pernah mengalami defisit perdagangan beberapa kali, yaitu pada April 2008 sebesar US$ 724,9 juta dan Juli 2008 sebesar US$ 342 juta.
baca selengkapnya di :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar