JAKARTA. Indosurya Asset Management dalam hasil riset
hariannya memprediksi, pada perdagangan Senin (3/10), IHSG akan berada
pada support 3.494-3.521 dan resistance 3.578-3.607.
Secara teknikal, IHSG membentuk three white soldier. Posisi candle mulai menjauhi lower bollinger bands. MACD masih mencoba membentuk golden cross dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba reversal dari area oversold meski masih
sedikit tertahan.
Meski IHSG akhirnya menguat selama empat hari perdagangan, tetapi, penguatan ini belum dapat menyamai posisi tertinggi IHSG pada 22 September lalu. "Bursa saham AS dan Eropa yang kembali melemah pada akhir pekan dan adanya spekulan yang memanfaatkan kondisi tersebut diperkirakan akan menahan laju penguatan IHSG," jelas Reza Priyambada, Managing Research Indosurya.
Diharapkan, rilis inflasi bisa direspon positif sehingga mampu menahan pergerakan indeks bila terjadi pelemahan.
Secara teknikal, IHSG membentuk three white soldier. Posisi candle mulai menjauhi lower bollinger bands. MACD masih mencoba membentuk golden cross dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba reversal dari area oversold meski masih
sedikit tertahan.
Meski IHSG akhirnya menguat selama empat hari perdagangan, tetapi, penguatan ini belum dapat menyamai posisi tertinggi IHSG pada 22 September lalu. "Bursa saham AS dan Eropa yang kembali melemah pada akhir pekan dan adanya spekulan yang memanfaatkan kondisi tersebut diperkirakan akan menahan laju penguatan IHSG," jelas Reza Priyambada, Managing Research Indosurya.
Diharapkan, rilis inflasi bisa direspon positif sehingga mampu menahan pergerakan indeks bila terjadi pelemahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar