NEW YORK. Harga-harga saham kembali berjatuhan dan menyeret
indeks MSCI All Country turun 1,6% pada waktu perdagangan 11.28 di New
York. Indeks ini terus turun dalam beberapa bulan terakhir, penurunannya
sejak 30 Juni sudah mencapai 17%.
Sementara indeks S&P 500 kembali turun 10,59 poin atau -0,89%
untuk menjadi 1.150,03 pada pukul 12.47 waktu perdagangan di New York.
Pada waktu yang sama hampir bersamaan Dow Jones Industrial Average
merosot 72.96 poin atau -0.65% untuk menjadi 11.077,7.Pertumbuhan industri di China menyusut dalam 3 bulan terakhir, penurunan terpanjang sejak 2009. Pertumbuhan industri di Jepang pun kurang cepat dibandingkan prediksi para ekonomis sebelumnya. Di belahan Eropa kondisi tidak lebih baik, penjualan industri di Jerman mengalami penurunan terparah sejak 4 tahun terakhir, sementara inflasi Eropa tanpa diduga meningkat dengan cepat.
“Situasi memang agak suram,” ungkap Philipp Musil manajer investasi yang mengelola US$ 11 miliar di Semper Constantia Privatbank AG di Vienna. “Kami sangat waspada dengan saham. Semua angka-angka menunjukkan indikasi yang tidak baik, dan banyak investor yang berpikir kita akan langsung menuju resesi,” tambahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar