BOGOR: Pemerintah Indonesia meminta digelarnya forum bilateral dengan China untuk mengatasi defisit perdagangan dengan negara itu di tengah kesepakatan penerapan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA). Namun, Menteri Perindustrian MS Hidayat tidak berkenan berkomentar saat ditanyakan penilaian dari sejumlah pihak yang menyatakan pemerintah bersikap lemah dalam melindungi industri dalam negeri yang terkena dampak ACFTA.
“Sedang dimintakan forum bilateral antara Indonesia dan China. [Dalam hal ini] Indonesia [yang memintanya],” kata Hidayat menjawab pertanyaan wartawan di Istana Bogor, hari ini.
Untuk memperkuat industri dalam negeri menghadapi ACFTA, jelasnya, pemerintah saat ini tengah membuat forum antarmenteri terkait.
Pemerintah, jelasnya, tengah membuat matrikulasi yang di dalamnya menjelaskan rincian tugas menteri terkait tentang apa yang harus dikerjakan dan kapan batas waktu penyelesaiannya.
“Kami membuat fiorum antarmenteri terkait. Jadi bikin matrikulasi menteri terkait, siapa kerjakan apa, dan timeline kapan,” katanya.(er)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar