Rabu, 20 April 2011

Pasar Uang dan Saham Membaik

JAKARTA--MICOM: Pengamat pasar, Irfan Kurniawan mengatakan, pasar saham dan uang dilanda aksi beli, akibat membaiknya pasar regional dan internasional, setelah laporan keuangan emiten menunjukkan nilai positif yang diluar perkiraan pasar.

Membaiknya bursa Wall Street, akibat laporan keuangan emiten mendorong pelaku asing yang diikuti pelaku lokal melakukan pembelian saham dan rupiah, katanya di Jakarta, Rabu (20/4).

Irfan Kurniawan yang juga analis PT First Asia Capital memperkirakan membaiknya pasar regional dan internasional akan memicu baik indek harga saham gabungan (IHSG) maupun rupiah akan kembali bergerak naik. Apabila faktor positif itu cukup kuat mendorong pasar saham dan uang diminati pelaku asing maka indeks Bursa Efek Indonesia akan dapat mencapai 3.800 poin, sedangkan rupiah akan menguat hingga mencapai level Rp8.600 per dolar, katanya.

Menurut Irfan , bursa Wall Street membaiknya karena salah satu emiten, Johnson and Johnson meraih laba bersih yang cukup meyakinkan yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi negeri paman Sam kembali membaik. "Kami optimis ekonomi Amerika Serikat mulai mengarah perbaikan yang lebih berarti," ucapnya.

Membaiknya pasar eksternal juga didukung oleh faktor positif dari internal karena sebagian emiten lokal yang telah mengeluarkan laporan keuangan pada akhir Desember 2010 menunjukkan hasil yang positif. Bahkan sejumlah emiten lainnya juga akan membagikan dividen pada kuartal pertama 2011, katanya.

Ia mengatakan, saat ini memang sedang ramainya musim laporan kinerja keuangan perusahaan yang cenderung positif sehingga mendorong pelaku pasar baik asing maupun lokal melakukan pembelian rupiah maupun saham. "Kami yakin kedua pasar itu akan diburu pelaku asing yang ingin mencari keuntungan, apalagi pasar domestik sangat menjanjikan," katanya. (Ant/rn/X-12)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar