JAKARTA: Laba PT Jasa Raharja (Persero) membukukan pertumbuhan laba sebesar 20,71% menjadi Rp1,11 triliun pada 2010 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni Rp923,67 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan hari ini, pendapatan premi bruto perusahaan asuransi umum milik pemerintah ini mencapai Rp2,65 triliun atau naik 8,6% dari pendapatan pada 2009 sebesar Rp2,44 triliun.
Klaim bruto Jasa Raharja turut meningkat sebesar 5,63% menjadi Rp1,5 triliun pada 2010 dari Rp1,42 triliun. Hasil pengelolaan risiko (underwriting) mencapai Rp745,56 miliar, naik sekitar 45,2% dari Rp513,45 miliar.
Adapun, hasil investasi perseroan turun 2,18% dari Rp446,35 miliar pada 2009 menjadi Rp436,58 miliar pada 2010. Jumlah investasi meningkat sebesar 28,21% menjadi Rp4,68 triliun dari Rp3,65 triliun.
Instrumen obligasi mencapai Rp2,52 triliun (55,34%), reksa dana Rp1,17 triliun (25%), saham Rp431,91 miliar (9,21%), deposito Rp278,39 miliar (5,93%), dan penyertaan langsung Rp272,23 (5,8%). (bsi)
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan hari ini, pendapatan premi bruto perusahaan asuransi umum milik pemerintah ini mencapai Rp2,65 triliun atau naik 8,6% dari pendapatan pada 2009 sebesar Rp2,44 triliun.
Klaim bruto Jasa Raharja turut meningkat sebesar 5,63% menjadi Rp1,5 triliun pada 2010 dari Rp1,42 triliun. Hasil pengelolaan risiko (underwriting) mencapai Rp745,56 miliar, naik sekitar 45,2% dari Rp513,45 miliar.
Adapun, hasil investasi perseroan turun 2,18% dari Rp446,35 miliar pada 2009 menjadi Rp436,58 miliar pada 2010. Jumlah investasi meningkat sebesar 28,21% menjadi Rp4,68 triliun dari Rp3,65 triliun.
Instrumen obligasi mencapai Rp2,52 triliun (55,34%), reksa dana Rp1,17 triliun (25%), saham Rp431,91 miliar (9,21%), deposito Rp278,39 miliar (5,93%), dan penyertaan langsung Rp272,23 (5,8%). (bsi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar