Selasa, 26 April 2011

Dividen BUMN diputus bulan depan

JAKARTA: Kementerian BUMN kembali menunda keputusan pembagian dividen hingga pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan BUMN dilaksanakan sekitar Mei-Juni 2011.


Sekretaris Kementerian BUMN Mahmuddin Yasin mengatakan pembahasan tersebut belum juga tuntas karena masih harus menghitung dan mempertimbangkan pay out ratio dari masing-masing BUMN yang ada. Dia memperkirakan penyelesaian pembahasan dividen itu menjelang RUPS perusahaan BUMN.

"Soal pembagian per kedeputian itu sangat teknis dan harus di exercise, karena per sektor dan per BUMN harus dihitung berapa pay out ratio-nya. Itu akan tuntas menjelang RUPS Mei atau Juni [2011]," ujarnya melalui pesan singkat, hari ini.

Namun dia menegaskan target setoran dividen sebesar Rp27,5 triliun itu akan terpenuhi. Dia juga mengatakan terkait kewajiban pembayaran dividen interim dari sejumlah BUMN diharapkan dapat dihapuskan mulai tahun ini untuk mendukung rencana ekspansi dari perusahaan BUMN.

"Dividen interim yang ada selama 3 tahun terakhir ini, diharapkan sudah tidak ada lagi. Hal ini sejalan untuk mendukung peningkatan capex dalam MP3EN selain untuk kelenturan likuiditas perusahaan," ungkapnya.

Berdasarkan catatan Bisnis target setoran dividen BUMN dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2011 diturunkan menjadi Rp27,5 triliun dari target APBNP 2010 sebesar Rp29,5 triliun. (bsi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar