JAKARTA: PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Barat mengajukan tambahan modal sebesar Rp30 miliar dari pemegang saham pada tahun ini untuk mendanai ekspansi kredit.
Kepada Bidang Perencanaan Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan (Bank Sulsel) Nurhayati Abdullah mengatakan permintaan tambahan modal akan diajukan kepada pemegang saham pada rapat umum pemegang saham yang rencana akan dilaksanakan akhir bulan ini.
“Kami akan mengajukan tambahan modal sebesar Rp30 miliar kepada pemegangan saham pada RUPS akhir bulan ini. Tambahan modal tersebut akan kami gunakan untuk mendanai ekspansi bisnis perusahaan,” ujarnya hari ini.
Menurut dia tambahan modal tersebut sekitar 50% dari rencana pembagian dividen tahun buku 2010 yang sebesar Rp60 miliar. Dividen tersebut sekitar 26,43% dari laba bersih tahun ini yang mencapai Rp227 miliar. Adapun sisanya merupakan laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan modal.
“Dividen sebesar Rp60 miliar ini kira-kira sama dengan dividen yang kami bagikan pada tahun lalu,” ujar Direktur Utama Bank Sulsel Ellong Tjandra.
Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan menjadi pemegang saham pengendali dari Bank Sulsel dengan porsi 42,49%. Adapun sisa saham dimiliki oleh sejumlah Kabupaten yang berada di Sulawesi.
Ellong menambahkan pada kuartal I/2011 penyaluran kredit mencapai Rp4,2 triliun atau meningkat sekitar 15% dari Maret 2010 yang mencapai Rp3,6 triliun. Adapun untuk target kredit akhir tahun menurut dia mencapai Rp5 triliun.(api)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar