HONG KONG : UBS memperkirakan total aset investasi negara-negara di dunia (sovereign wealth funds) yang dikuasai para pengelola aset akan meningkat 132%, dari estimasi US$3,1 triliun di tahun ini menjadi US$7,2 triliun pada 2012.
Peter Burnett, Chairman Global Capital Markets Asia UBS, meyakini sebanyak 25% dari total sovereign wealth funds (SWF) tersebut akan diinvestasikan dalam bentuk portofolio. Jumlah SWF global diprediksi akan terus meningkat dengan estimasi pertumbuhan CAGR 18% dalam lima tahun ke depan.
“Total aset yang dikelola oleh industri SWF diperkirakan saat ini lebih dari US$30 triliun,” ujar dia dalam acara UBS APAC Journalist Forum 2011, kemarin.
Burnett mengatakan booming harga komoditas, terutama minyak, akan menjadi salah satu motor pertumbuhan industri pengelolaan dana investasi pemerintah. Pasalnya, sebagian besar modal dari 20 perusahaan SWF di dunia mengandalkan perdagangan komoditas sebagai sumber utama penerimaan negara, seperti Abu Dhabi, Arab Saudi, Kuwait, dan lain-lain.
Menurutnya, total aset kelola SWF dunia senilai US$3,1 triliun tersebut merupakan bagian dari total aset keuangan dunia yang saat ini jumlahnya diperkirakan mencapai US$167 triliun. Saat ini, terdapat 20 dana investasi pemerintah milik 20 negara yang menguasai 25% dari total dana kelola SWF global.
Secara nominal, UBS mencatat nilai SWF masih lebih besar dibandingkan dana-dana hedge funds yang sebesar US$2,9 triliun dan aset swasta US$1 triliun. UBS memperkirakan dana-dana investor (hedge fund) yang dikelola oleh para fund manager pada 2012 meningkat menjadi US$3,8 triliun dan dalam lima tahun akan terjadi pertumbuhan compound annual growth rate (CAGR) 15%. Demikian pula untuk aset swasta, nilainya akan meningkat menjadi US$1,4 triliun, dengan pertumbuhan CAGR 12% dalam lima tahun ke depan.
Lebih lanjut riset UBS mencatat modal dunia yang bergerak dalam bentuk reksa dana tahun ini diperkirakan US$27,3 triliun dan akan meningkat menjadi US$40,1 triliun pada 2012 dengan pertumbuhan CAGR di lima tahun ke depan 8%. Sementara, dana pensiun diyakini meningkat menjadi US$36,4 triliun pada 2012 dari posisi tahun ini US$28,5 triliun, dengan pertumbuhan CAGR 5%.
Untuk dana asuransi global, UBS memperkirakan nilainya pada tahun ini sebesar US$19,1 triliun dan akan meningkat menjadi US$32,2 triliun, dengan pertumbuhan CGR lima tahun 11%. Terakhir, cadangan devisa secara global mencapai US$5,1 triliun di 2011 dan akan meningkat menjadi US$7,7 triliun, dengan pertumbuhan CAGR lima tahun 9%. (mrp)
Peter Burnett, Chairman Global Capital Markets Asia UBS, meyakini sebanyak 25% dari total sovereign wealth funds (SWF) tersebut akan diinvestasikan dalam bentuk portofolio. Jumlah SWF global diprediksi akan terus meningkat dengan estimasi pertumbuhan CAGR 18% dalam lima tahun ke depan.
“Total aset yang dikelola oleh industri SWF diperkirakan saat ini lebih dari US$30 triliun,” ujar dia dalam acara UBS APAC Journalist Forum 2011, kemarin.
Burnett mengatakan booming harga komoditas, terutama minyak, akan menjadi salah satu motor pertumbuhan industri pengelolaan dana investasi pemerintah. Pasalnya, sebagian besar modal dari 20 perusahaan SWF di dunia mengandalkan perdagangan komoditas sebagai sumber utama penerimaan negara, seperti Abu Dhabi, Arab Saudi, Kuwait, dan lain-lain.
Menurutnya, total aset kelola SWF dunia senilai US$3,1 triliun tersebut merupakan bagian dari total aset keuangan dunia yang saat ini jumlahnya diperkirakan mencapai US$167 triliun. Saat ini, terdapat 20 dana investasi pemerintah milik 20 negara yang menguasai 25% dari total dana kelola SWF global.
Secara nominal, UBS mencatat nilai SWF masih lebih besar dibandingkan dana-dana hedge funds yang sebesar US$2,9 triliun dan aset swasta US$1 triliun. UBS memperkirakan dana-dana investor (hedge fund) yang dikelola oleh para fund manager pada 2012 meningkat menjadi US$3,8 triliun dan dalam lima tahun akan terjadi pertumbuhan compound annual growth rate (CAGR) 15%. Demikian pula untuk aset swasta, nilainya akan meningkat menjadi US$1,4 triliun, dengan pertumbuhan CAGR 12% dalam lima tahun ke depan.
Lebih lanjut riset UBS mencatat modal dunia yang bergerak dalam bentuk reksa dana tahun ini diperkirakan US$27,3 triliun dan akan meningkat menjadi US$40,1 triliun pada 2012 dengan pertumbuhan CAGR di lima tahun ke depan 8%. Sementara, dana pensiun diyakini meningkat menjadi US$36,4 triliun pada 2012 dari posisi tahun ini US$28,5 triliun, dengan pertumbuhan CAGR 5%.
Untuk dana asuransi global, UBS memperkirakan nilainya pada tahun ini sebesar US$19,1 triliun dan akan meningkat menjadi US$32,2 triliun, dengan pertumbuhan CGR lima tahun 11%. Terakhir, cadangan devisa secara global mencapai US$5,1 triliun di 2011 dan akan meningkat menjadi US$7,7 triliun, dengan pertumbuhan CAGR lima tahun 9%. (mrp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar