Rabu, 30 Maret 2011

Bank Indonesia belum punya calon pengganti deputi gubernur senior

JAKARTA. Delapan bulan kosong, jabatan Deputi Senior Bank Indonesia (BI) belum ada tanda-tanda akan ada yang menduduki. Kursi ini kosong sejak Darmin Nasution meninggalkan jabatan itu dan terpilih sebagai Gubernur BI, 29 Juli 2010 lalu.

Difi Ahmad Johansyah, Kepala Biro Humas BI, mengungkapkan, sampai saat ini belum ada informasi mengenai calon penghuni kursi tersebut. "Saya belum punya info soal itu," ungkap Difi, kepada KONTAN, Rabu (30/3).
Sementara itu, Fauzi Ichsan, Ekonom Standard Chartered mengatakan, secara teknis posisi Deputi Senior BI tidak terlalu dipermasalahkan. "Beberapa waktu lalu meski tanpa Gubernur, BI tetap bisa menjalankan aktivitas perbankan dan moneter dengan baik," kata dia.
Fauzi bilang, secara teknis, posisi Deputi Senior terutama diperlukan ketika Indonesia mengalami krisis dan gejolak pasar sehingga perlu pandangan, arahan dan visi terhadap sektor keuangan.
Menurut Fauzi, alangkah baiknya penyemat jabatan tersebut berasal dari internal BI. Ini untuk menyeimbangkan Darmin sebagai Gubernur yang berasal dari luar bank sentral.
Sebelumnya, Komisi XI DPR RI sudah mendesak Presiden untuk segera mengirim nama calon Deputi Senior BI di awal 2011, paling lama Maret ini. Komisi XI berpendapat, tugas bank sentral tahun ini cukup banyak. Salah satunya, mengendalikan inflasi serta kebijakan moneter dan perbankan yang diterapkan tahun ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar