Senin, 03 Januari 2011

Neraca perdagangan RI surplus US$18,07 miliar

JAKARTA: Neraca perdagangan Indonesia pada November mencatat surplus sebesar US$2,27 miliar. Secara kumulatif, neraca perdagangan pada Januari-November mencatat surplus sebesar US$18,07 miliar.



“Kalau saja ekspor dan impor kita tetap membukukan surplus sebesar US$2 miliar pada Desember, maka surplus perdagangan kita pada 2010 berpotensi mencapai US$20 miliar,” ujar Rusman Heriawan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), hari ini.

Rusman menjelaskan komposisi neraca perdagangan Indonesia untuk nonmigas selama Januari-November mencatat surplus sebesar US$18,13 miliar, sementara itu untuk migas mencatat defisit US$53,9 miliar.

Khusus untuk neraca nonmigas secara konsisten Indonesia membukukan surplus dengan Malaysia (US$2,8 miliar), Amerika Serikat (US$3,5 miliar), dan  Korea Selatan (US$1,08 miliar).

Sementara itu, dengan sejumlah negara lainnya secara konsisten Indonesia masih defisit. Defisit terbesar, terjadi dengan negara China sebesar US$5,32 miliar disusul Thailand US$3,12 miliar dan Australia sebesar US$1,55 miliar, Jepang US$638 juta, Singapura US$460 juta, dan lain-lain. (mfm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar