BANDA ACEH--Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, pada Desember 2010 yakni sebesar 2,97 persen masih tertinggi di Indonesia. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh Syech Suhaimi di Banda Aceh, Senin mengatakan dari 66 kota di Indonesia yang dipantau indeks harga konsumennya (IHK) 65 kota mengalami inflasi dan satu kota deflasi.
"Inflasi tertinggi terjadi di Lhokseumawe dan terendah di Singkawang sebesar 0,11 persen, sedangkan kota yang mengalami deflasi adalah Sorong sebesar 1,30 persen," katanya.
Pada November 2010 Kota Lhokseumawe mengalami inflasi tertinggi di Indonesia yakni sebesar 2,64 persen dari 66 kota yang dihitung IHK-nya.
Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe ditandai dengan naiknya IHK dari 124,73 pada November menjadi 128,44 Desember 2010.
Dijelaskannya, kenaikan kelompok bahan makanan menjelang akhir tahun di kota tersebut menjadi penyumbang terbesar terhadap laju inflasi Desember 2010.
Komoditas yang andil bagian besar terhadap inflasi di Lhokseumawe adalah beras, cabai merah dan kacang-kacangan. Selain Lhokseumawe, BPS mencatat Kota Banda Aceh juga mengalami inflasi pada Desember yakni sebesar 1,18 persen. Inflasi tersebut juga terjadi di Kota Banda Aceh, yakni sebesar 1,27 persen ditandai naiknya dari 121,60 pada November menjadi 123,03 Desember 2010.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar