Karena itu,Pemerintah Inggris mencanangkan kenaikan pajak, pemotongan anggaran belanja,dan mengurangi angka pengangguran selama tahun ini. “Kami akan segera memangkas defisit yang diwarisi dari pemerintahan sebelumnya. Kepentingan nasional menyatakan, kami melakukan hal yang benar.Ini bukan hal yang mudah,” ungkap Cameron dalam sebuah pesan tahun akhir pekan lalu.
Dia menambahkan,untuk melakukan penghematan yang akan dimulai Selasa (4/1) besok,pemerintah harus menegaskan bahwa Inggris memiliki masa depan yang benar-benar cerah untuk diharapkan. Dalam kebijakan baru itu,warga Inggris salah satunya akan dihadapkan pada kenaikan pajak pertambahan nilai atau pajak penjualan barang dan jasa menjadi 20% dari semula 17,5%.
Namun, partai oposisi Inggris, Partai Buruh,mengatakan bahwa pemerintah menempatkan risiko pada pemulihan yang rentan dari resesi di tengah kesibukan mengurangi defisit sebesar 150 miliar poundsterling (USD231 miliar). Para pemimpin Eropa sebelumnya juga memperingatkan pemotongan akan memicu serangan besar- besaran dalam beberapa bulan mendatang.
“Kami akan melihat para pekerja di kedua sektor, publik dan swasta, keluar dari jalur memperjuangkan pekerjaan dan terhadap serangan ganas pada pensiun dan standar hidup,”tutur Bob Crow, pimpinan serikat transportasi Inggris. Dia memperingatkan, jika pemangkasan anggaran direalisasikan, bisa menjadi pemicu adanya mogok massal. (AFP/rini harumi w)
Dia menambahkan,untuk melakukan penghematan yang akan dimulai Selasa (4/1) besok,pemerintah harus menegaskan bahwa Inggris memiliki masa depan yang benar-benar cerah untuk diharapkan. Dalam kebijakan baru itu,warga Inggris salah satunya akan dihadapkan pada kenaikan pajak pertambahan nilai atau pajak penjualan barang dan jasa menjadi 20% dari semula 17,5%.
Namun, partai oposisi Inggris, Partai Buruh,mengatakan bahwa pemerintah menempatkan risiko pada pemulihan yang rentan dari resesi di tengah kesibukan mengurangi defisit sebesar 150 miliar poundsterling (USD231 miliar). Para pemimpin Eropa sebelumnya juga memperingatkan pemotongan akan memicu serangan besar- besaran dalam beberapa bulan mendatang.
“Kami akan melihat para pekerja di kedua sektor, publik dan swasta, keluar dari jalur memperjuangkan pekerjaan dan terhadap serangan ganas pada pensiun dan standar hidup,”tutur Bob Crow, pimpinan serikat transportasi Inggris. Dia memperingatkan, jika pemangkasan anggaran direalisasikan, bisa menjadi pemicu adanya mogok massal. (AFP/rini harumi w)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar