Minggu, 17 Oktober 2010

Rating korporasi di Asia Pasifik membaik

Oleh: Yeni H. Simanjuntak
JAKARTA: Lembaga pemeringkat internasional Moody\'s Investors Service menilai tren rating sektor korporasi di Asia Pasifik, selain Jepang, sepanjang kuartal II/2010 bergerak ke arah positif.
Dalam laporan Moody\'s bertema peringkat dan ringkasan aksi rating sepanjang kuartal III/2010 untuk korporasi non-finansial di kawasan Asia Pasifik yang dirilis hari ini, disebutkan kondisi itu memberikan prospek yang cerah pertama pada tahun ini.
"Secara luas, jumlah aksi positif mengimbangi aksi negatif. Sebanyak enam rating dengan prospek negatif meningkat menjadi stabil. Tren positif ini diharapkan berlanjut, bersamaan dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi global dan regional," ujar  Clara Lau, Group Credit Officer Moody\'s untuk Asia.
Dalam periode yang sama, stabilisasi peringkat di antara perusahaan-perusahaan Jepang terlihat lebih jelas, dihasilkan dari pertumbuhan efisiensi operasional, dan pulihnya permintaan di pasar-pasar utama, terutama dari China dan Amerika Serikat.
"Tren ini patut diperhatikan untuk sejumlah perusahaan manufaktur dan otomotif," ujar Lau.
Dia menyebutkan sepanjang kuartal III/2010, ada sembila aksi positif terkait dengan rating untuk sektor korporasi di kawasan Asia Pasifik (di luar Jepang), dibandingkan dengan tujuh hasil negatif.
"Otomotif atau produsen komponen otomotif dan peringkat investasi perusahaan properti diperhitungkan sebagai porsi terbesar dalam kegiatan ini, terutama terkait dengan antisipasi menguatnya matriks kredit mereka, karena meningkatkan operasi mereka," jelas Lau.
Adapun, bagi Jepang, jumlah rating negatif turun menjadi dua, jumlah terendah sejak kuartal I/2009, di mana saat itu investasi portofolio paling terpengaruh oleh krisis keuangan global.
Di kawasan Asia Pasifik, hanya ada satu perusahaan yang mendapatkan peringkat default sepanjang kuartal III/2010. (yes)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar