MENTERI Negara Badan Usaha Milik Negara Musatafa Abubakar mengatakan, realisasi penyerapan Kredit Usaha Rakyat tahun 2010 oleh BRI mencapai Rp5,9 triliun dari target Rp6,2 triliun. Dengan demikian BRI sudah menyalurkan kredit KUR senilai Rp18,9 triliun sejak program tersebut diluncurkan.
Mustafa mengatakan, sekitar 97 persen penerima KUR tahun 2010 adalah nasabar BRI. “Penyaluran KUR Rp5,9 triliun yang dilaksanakan BRI dari target Rp6,2 triliun untuk tahun 2010. Secara nominal jumlahnya 75 persen, namun jumlah nasabah 97 persen ada pada BRI tersebut,” kata Mustafa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/11).
Mustafa mengatakan, pemerintah telah menetapkan penyerapan KUR tahun ini, yakni sebesar Rp11,3 triliun sebagai target bawah dan Rp18 triliun sebagai target atas.Sementara itu Direktur Utama BRI Sofyan Basir mengatakan, dalam lima tahun terakhir BRI telah merekrit 20.000 tenaga kerja dan penambahan 1.900 kantor bersamaan pengembanagn KUR. Dengan demikian BRI sudah memiliki 6.600 kantor dan 68 ribu tenaga kerja. Rizky Andriati Pohan
Mustafa mengatakan, sekitar 97 persen penerima KUR tahun 2010 adalah nasabar BRI. “Penyaluran KUR Rp5,9 triliun yang dilaksanakan BRI dari target Rp6,2 triliun untuk tahun 2010. Secara nominal jumlahnya 75 persen, namun jumlah nasabah 97 persen ada pada BRI tersebut,” kata Mustafa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/11).
Mustafa mengatakan, pemerintah telah menetapkan penyerapan KUR tahun ini, yakni sebesar Rp11,3 triliun sebagai target bawah dan Rp18 triliun sebagai target atas.Sementara itu Direktur Utama BRI Sofyan Basir mengatakan, dalam lima tahun terakhir BRI telah merekrit 20.000 tenaga kerja dan penambahan 1.900 kantor bersamaan pengembanagn KUR. Dengan demikian BRI sudah memiliki 6.600 kantor dan 68 ribu tenaga kerja. Rizky Andriati Pohan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar