Oleh: Bloomberg
SEATTLE: Kontrak emas menguat dipicu penurunan dolar, mengangkat permintaan atas logam berharga sebagai investasi alternatif.
Greenback menguat 0,8% atas mata uang utama lainnya sebelum akhirnya turun. Emas sempat mencatat level tertinggi, US$1.388,10 per ounce, 14 Oktober lalu setelah dolar terperosok ke level terendah sejak Januari yang dimotori oleh pernyataan chairman Federal Reserve Ben S, Bernanke tentang kemungkinan dikeluarkannya stimulus moneter tambahan.
“Emas mengekor posisi dolar. Investor masih menilai emas sebagai peluang besar,” ucap Frank Lesh dari FuturePath Trading LLC, Chicago.
Emas untuk pengiriman Desember naik 10 sen menjadi US$1.372,10 per ounce pada 1:43 di Comex New York.
Perak untuk pengiriman Desember terangkat 12,5 sen atau 0,5% menjadi US$24,413 per ounce. Harga sempat meraih US$24,95 14 Oktober lalu, tertinggi sejak Maret 1980.
Platinum untuk pengiriman Januari turun US$2,90, atau 0,2%, menjadi US$1.698,30 per ounce di New York Mercantile Exchange.
Palladium untuk pengiriman Desember melemah US$1,10 atau 0,2% menjadi US$588,10 per ounce. (T05/ln)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar