Kamis, 14 Oktober 2010

BNI Singapura Bidik Laba Naik 100%

JAKARTA (SINDO) – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) cabang Singapura menargetkan laba bersih hingga akhir tahun sebesar USD12 juta.

Nilai tersebut naik 100% dibandingkan pencapaian akhir tahun lalu sebesar USD6 juta. ”Optimisme itu disebabkan karena perbaikan kondisi perekonomian baik Indonesia maupun Singapura. Kenaikan laba ini juga paling besar dibandingkan cabang BNI di luar negeri lainnya,”ungkap Global Financial Institution and Corporate BNI Singapura Aidil Azhar seusai penandatanganan kerja sama dengan Penang Adventist Hospital, Malaysia di Jakarta kemarin. Aidil menjelaskan, hingga kuartal III/2010 ini,BNI Singapura telah mencatatkan kenaikan laba sebesar USD11 juta.Kenaikan laba ini disebabkan oleh pendapatan bunga bersih (net interest income) dan pendapatan nonbunga (fee based income).

Sayangnya, Aidil enggan menjelaskan kontribusi laba BNI Singapura ke BNI pusat. Biasanya, pendapatan bunga, kata dia, mengontribusikan sekitar 45% ke laba dan sisanya dari fee based income. Tapi di kuartal III/2010 ini,lanjut Aidil,kontribusi pendapatan nonbunga jauh lebih besar (60%) dan pendapatan bunga (40%). ”Tapi untuk tahun depan, kita belum tahu,”ujarnya. Mengenai kerja sama dengan Penang Adventist Hospital, Aidil menjelaskan, akan dilakukan kerja sama dalam bidang layanan hospital guarantee.

Layanan ini merupakan suatu bentuk fasilitas jaminan pembayaran yang dikeluarkan BNI kepada pihak rumah sakit di Singapura dan Malaysia untuk menjamin nasabah BNI yang akan melakukan perawatan di rumah sakit tersebut. (didik purwanto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar