JAKARTA – Kinerja saham PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menjadi fokus perhatian investor setelah menyampaikan aktivitas produksi selama sembilan bulan pertama tahun ini. Investor disarankan untuk menahan harga saham ini sampai pengumuman resmi dari perseroan terkait kinerja keuangan perseroan selama sembilan bulan pertama 2010.
“Kami rekomendasikan hold untuk saham Aneka Tambang,” kata Kepala Riset Samuel Securities, Christine Salim, dalam riset yang dipublikasikan Selasa (12/10). Namun, Bhakti Securities merekomendasikan untuk membeli saham ini. Level support berada pada harga 2.375 rupiah, sedangkan level resisten pada harga 2.525 rupiah.
Kinerja perseroan pada kuartal III tahun ini diprediksi lebih baik dibanding tahun lalu karena harga emas terus mengalami penguatan. Harga emas dunia awal pekan ini tercatat mencapai 1.347,5 per ons. Antam melaporkan produksi emas dalam sembilan bulan pertama mencapai 1,8 ton atau 1.884 kilogram.
Jumlah tersebut sudah mencapai 73 persen dari total target 2010. Mayoritas emas tersebut diproduksi dari Pongkor dan hanya 176 kilogram dari Cibaliung.
Produksi feronikel perseroan mencapai 14.045 ton atau 76 persen dari target, bijih nikel 4,96 juta ton atau 81 persen dari target, perak 14,058 kg atau baru 60 persen dari target, serta bauksit sekitar 162,31 mentrik ton atau hanya 27 persen dari target.
Kemarin, saham ANTM anjlok 1,02 persen menjadi 2.425 rupiah, frekuensi transaksi 707 kali, sedangkan volume transaksi 12,27 juta lembar senilai 29,62 miliar rupiah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar