Oleh: Achmad Aris
JAKARTA: Alokasi dana transfer ke daerah dalam RAPBN 2011 masih mungkin dinaikkan dari angka yang dipatok saat ini sebesar Rp364,1 triliun.
Deputi Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah Kementerian PPN/Bappenas Max Pohan mengungkapkan saat ini pemerintah dan Badan Anggaran DPR tengah membahas besaran alokasi dana transfer ke daerah dalam RAPBN 2011.
"Sekarang angkanya masih bergerak karena masih dalam pembahasan di DPR. Bisa saja dinaikkan," katanya siang ini.
Dia mengemukakan salah satu penyebab kesenjangan ekonomi antardaerah adalah akibat kurangnya alokasi dana transfer ke daerah. Saat ini ruang gerak daerah untuk pembangunan sektoral masih terbatas akibat minimnya anggaran.
Anggota Badan Anggaran DPR Romahurmuzy mengatakan pembangunan daerah saat ini sangat bergantung pada seberapa besar alokasi dana transfer ke daerah.
Oleh karena itu, tuturnya, tidak tertutup kemungkinan akan bertambah karena angkanya masih bergerak dan ada ruang diskresi yang dapat dipergunakan untuk menambah alokasi dana transfer ke daerah tersebut.
Max menjelaskan bila dilihat trennnya, alokasi dana transfer ke daerah memang selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Dalam APBNP 2010 misalnya, belanja negara yang dialokasikan untuk transfer ke daerah mencapai Rp344,6 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp364,1 triliun dalam RAPBN 2011.
"Kenaikan setiap tahun memang selalu terjadi, tapi kenaikannya tidak terlalu besar, tidak lebih dari 10%," jelasnya. (yus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar