Kamis, 02 September 2010

IMF perkenalkan fasilitas utang baru

Oleh: Dewi Astuti
JAKARTA: Dana Moneter Internasional (IMF) meluncurkan fasilitas pinjaman baru dan mereformasi fasilitas Flexible Credit Line (FCL)seiring dengan peningkatan kebutuhan atas likuiditas untuk mengantisipasi krisis.

Fasilitas pinjaman baru diberi nama Precautionary Credit Line (PCL). Pinjaman ini ditujukan untuk negara anggota dengan kebijakan makro dan moneter yang kuat tetapi tidak memenuhi kriteria FCL karena memiliki kerentanan moderat terhadap krisis.

“Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sektor keuangan global. FCL yang baru dan PCL akan membantu kami membantu negara anggota berlindung dari volatilitas pasar yang berlebihan,” kata Direktur Pelaksana IMF Dominique Strauss-Kahn dalam situs resminya, hari ini.

Pembentukan PCL dan reformasi FCL dilakukan seiring dengan rencana kelompk negara G-20 memasukkan agenda penguatan jaring pengaman sektor keuangan global dalam Konferensi Tingkat Tinggi di Seoul, Korsel pada November.

Reformasi FCL meliputi peningkatan dua kali lipat durasi pinjaman yaitu 1 tahun atau 2 tahun dengan review setelah 1 tahun. Sebelumnya, periode pinjaman FCL adalah 6 bulan atau 1 tahun dengan review setelah 6 bulan.

Di FCL yang baru, batasan maksimal penarikan dana 1000% dari kuota tidak diberlakukan lagi. Prosedur penarikan juga diperkuat dengan keterlibatan awal Dewan Eksekutif dalam menilai skala penarikan dan dampak penarikan pinjaman terhadap likuiditas IMF.

FCL pertama kali diluncurkan pada Oktober 2008 dan kemudian dimodifikasi pada Maret 2009 untuk negara anggota yang memiliki fundamental ekonomi dan kebijakan makro dan moneter yang kuat. Pinjaman memiliki fleksibilitas dalam melakukan penarikan karena tidak mematok persyaratan (conditionality).

Adapun, dalam PCL, fasilitas pinjaman bersifat dana siaga. Review dilakukan semi tahunan dan dananya dapat diakses di muka hingga 500% dari kuota dan hingga 1000% dari kuota setelah 12 bulan. (luz)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar