Minggu, 22 Agustus 2010

BI Siapkan Rp139,61 Triliun Menjelang Idul Fitri 2010

Kebutuhan uang kartal selama Ramadhan dan Idul Fitri 2010, sangat dibutuhkan masyarakat. Pada Ramadhan tahun ini outflow atau pengeluaran uang dari Bank Indonesia (BI) ke perbankan dan masyarakat diperkirakan sebesar Rp49,56 triliun.
Dana sebesar itu terdiri uang pecahan besar (UPB) sebesar Rp44,05 triliun dan uang pecahan kecil (UPK) sebesar Rp5,51 triliun. 

“Proyeksi outflow tersebut meningkat sebesar Rp7,11 triliun atau sekitar 16,75% dibandingkan dengan realisasi outflow periode yang sama 2009 sebesar Rp42,45 triliun,” kata Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, kepada wartawan, pada 18 Agustus 2010, di Jakarta.

Budi menambahkan, outlook UPK menjelang Idul Fitri 2010, sebesar Rp2,48 triliun atau sekitar 81,91% dibandingkan realisasi outlook UPK 2009 sebesar Rp3,03 triliun.

Selanjutnya Budi mengatakan, persediaan uang kartal di BI secara nasional sejak awal puasa mencapai Rp129,45 triliun. Terdiri dari UPB sebesar Rp118,21 triliun dan UPK sebesar Rp11,24 triliun.

“Dengan memperhitungkan rencana penerimaan uang hasil cetak sempurna (HCS) sampai Agustus 2010 sebesar Rp10,16 triliun, maka persediaan uang nasional menjelang Idul Fitri 2010 diperkiirakan sebesar Rp139,61 triliun. Uang tersebut terdiri dari UPB sebesar Rp126,67 triliun dan UPK sebesar Rp12,94 triliun,” jelas Budi.

Budi menambahkan, persediaan uang kartal nasional tersebut meningkat sebesar Rp20,80 triliun atau sekitar 2,05% dibandingkan dengan uang menjelang Idul Fitri 2009 sebesar Rp136,81 triliun. Terdiri dari UPB sebesar Rp131,86 triliun dan UPK sebesar Rp4,95 triliun.

Komposisi UPK pada persediaan uang menjelang Idul Fitri 2010 mencapai sekitar 9,27% terhadap total persediaan uang, jauh lebih tinggi dibandingkan komposisi UPK pada persediaan uang menjelang Idul Fitri 2009 sekitar 3,62%.

“Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan UPK selama Ramadhan dan Idul Fitri 2010,” imbuh Budi. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar