JAKARTA--MI: Maraknya perampokan bank belakangan ini secara tidak langsung akan mempengaruhi ketenangan nasabah dalam melakukan transaksi. Untuk menjamin hal itu, bank harus meningkatkan pengamanannya.
Hal itu diungkapkan Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman Hadad seusai melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara BI dan Pansus RUU Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Nusantara II Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Senin (23/8).
"Sudah direspon oleh bank dan aparat. Bank sudah persiapkan, masing-masing punya standar operasi prosedur (SOP) sendiri," tukasnya.
Tetapi, persoalan yang harus direspon dan diatasi pertama kali yakni melindungi ketenangan nasabah. "Itu harus jadi konsen pertama bank dan bank harusnya ambil langkah-langkah cepat," tambah Muliaman.
Perampokan Bank CIMB Niaga cabang Medan beberapa waktu lalu memang cukup mengejutkan publik. Bank CIMB Niaga Medan dirampok sedikitnya 16 orang yang mneggunakan senjata api. Dalam aksinya itu, kawanan rampok ini menggondol sedikitnya Rp400 juta. (ST/OL-04)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar