Oleh Robin HilmantelPria rata-rata berbohong sebanyak enam kali sehari, dua kali lebih sering dibandingkan wanita.
Untuk mengetahui mengapa para pria sangat mudah berbohong, kami menghubungi para ahli hubungan asmara. Berikut adalah apa yang sebenarnya terjadi di balik kebohongan yang paling sering dikatakan para pria kepada pacar dan istrinya.
#10: ”Aku kena macet nih.”
“Ia menganggap lebih lebih mudah berbohong daripada harus menjelaskan alasan sebenarnya ia terlambat,” kata John Amondeo, penulis “The Authentic Heart”. “Ingat, pria tidak berkomunikasi sebaik wanita.” Hal yang konyol adalah, pria akan berbohong walaupun alasan jujurnya juga dapat diterima. Anda tidak boleh menoleransinya karena itu tetap saja kebohongan.
#9: “Ini tidak terlalu mahal kok.”
“Pria menyukai mainan, dan mereka tidak menyukai bila Anda seolah-olah menolak, bahkan jika kalian tidak memiliki rekening bank bersama,” kata John. Pria juga bisa berdusta untuk membuktikan tanggung jawabnya terhadap uang, seperti yang dikatakan Barton Goldsmith, penulis “Emotional Fitness for Intimacy”. “Dia tidak ingin Anda merasa bahwa jika kalian memiliki rekening bersama nanti, dia akan menghabiskan semuanya seperti membeli TV plasma.”
#8: “Sudah di jalan nih.”
Pria biasanya sering berkata ini saat kalian berjanji menghadiri suatu acara yang dia tidak terlalu suka seperti reuni keluarga Anda. Dia mengulur waktu sambil menggerutu. Bayangkan, dia tidak bisa menolak hadir karena akan menyulut perdebatan serius dengan Anda, dan dia tidak terlalu baik dalam mengendalikan diri di hadapan kakek Anda. Jadi lebih baik berbohong bilang sudah di jalan, lalu datang terlambat, untuk mengumpulkan kemampuan mengendalikan diri.
#7: “Aku tidak minum terlalu banyak.”
Kebohongan ini bisa memicu masalah serius, dan kami tidak sekadar bicara tentang hubungan Anda. Barton mengatakan, jika dia sering mengatakan hal itu, maka ia mungkin memiliki masalah dengan alkohol. Anda harus berbicara dengannya mengenai betapa khawatirnya Anda, namun perhatikan waktu yang tepat untuk mengatakannya. Anda harus membicarakannya saat dia tidak dalam keadaan mabuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar