JAKARTA (IFT) – Ekspor Mei
diperkirakan akan kembali naik, meskipun ekspor April turun hingga
7,36%. Kenaikan ekspor Mei didorong perbaikan ekonomi Amerika Serikat.
Depresiasi rupiah juga diprediksi belum akan berdampak signifikan
terhadap ekspor Mei dan Juni.
Satwiko Darmesto, Direktur Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik, mengatakan permintaan dari Amerika Serikat berangsur membaik pada Mei, sehingga ekspor ke negara itu meningkat. Sementara depresiasi rupiah terhadap dolar baru berdampak signifikan pada ekspor setelah Juni. Ekspor Juni diperkirakan lebih tinggi dibanding Mei, namun impor juga akan terus meningkat.
baca selengkapnya di :
http://www.indonesiafinancetoday.com/read/27743/Ekspor-Mei-Diprediksi-Kembali-Naik
Satwiko Darmesto, Direktur Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik, mengatakan permintaan dari Amerika Serikat berangsur membaik pada Mei, sehingga ekspor ke negara itu meningkat. Sementara depresiasi rupiah terhadap dolar baru berdampak signifikan pada ekspor setelah Juni. Ekspor Juni diperkirakan lebih tinggi dibanding Mei, namun impor juga akan terus meningkat.
baca selengkapnya di :
http://www.indonesiafinancetoday.com/read/27743/Ekspor-Mei-Diprediksi-Kembali-Naik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar