Senin, 18 April 2011

Menyisir lokasi bersejarah

Wisata air yang juga wajib Anda coba adalah menyisir lokasi-lokasi bersejarah di sepanjang Sungai Chao Phraya. Salah satunya mengunjungi Wat Arun atau yang juga dikenal dengan Temple of Dawn.

Tapi, sebelum mengunjungi Wat Arun, biasanya wisatawan akan digiring terlebih dulu untuk mengunjungi Istana Raja Thailand yang anggun dan mewah karena dilapisi oleh emas. Di istana ini Raja Bumibholl tinggal bersama permaisuri.
Setelah puas menikmati keanggunan istana, barulah menuju Wat Arun dengan menggunakan kapal kecil. Yang menarik, di tengah perjalanan ke kuil itu, juru mudi akan menghentikan kapal di depan sebuah vihara tua dengan ribuan ikan patin berenang di sekitarnya. Wisatawan boleh memberi makan patin-patin itu dengan roti seharga 20 baht atau Rp 6.000, yang bisa dibeli di situ.
Warga Bangkok percaya, memberi makan ikan patin bisa menjauhkan sial. Itu sebabnya, ikan patin di sungai ini bisa hidup damai tanpa khawatir ditangkap untuk dikonsumsi. Lebih beruntung lagi kalau bertemu patin putih. Konon, mereka yang memberi makan patin putih selalu beruntung hidupnya.
Setelah itu barulah perjalanan ke Wat Arun diteruskan. Kuil yang juga terletak di pinggir Sungai Chao Phraya ini sangat indah. Dibangun sekitar 170 tahun lalu oleh Raja Prak Nang Kalo atau Rama II, kuil setinggi 67 meter ini terlihat anggun dengan berbagai ornamen yang berasal dari pecahan keramik.
Puas dengan Wat Arun, masih ada situs sejarah yang lain, seperti Wat Pra Kaew, Kanlayanamitr Bait Suci, Istana Bangkhunpron, dan masih banyak lagi. Selain itu, pengunjung juga akan melihat keindahan Rama 8 Bridge yang berhiaskan lampu-lampu indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar