Jumat, 15 April 2011

Lima Kekayaan Sejarah Nanjing

Lima Kekayaan Sejarah Nanjing Gerbang Zhonghua -- en.wikipedia.org
ANDA yang sedang merencanakan liburan ke China, cobalah tengok Nanjing. Kota terpenting kedua setelah Shanghai di Tiongkok ini menawarkan peninggalan budaya dan sejarah yang kaya. Ada apa saja? Berikut beberapa atraksi populer yang ada di sana:

1. Makam Besar Ming Xiaoling

Makam Ming Xiaoling merupakan salah satu makam kekaisaran terbesar di China. Makam ini terletak di pinggiran timur Kota Nanjing di kaki Gunung Zhongshan (Purple) bagian selatan. Kaisar Chengzu, Zhu Yuanzhang, kaisar pertama dari Dinasti Ming (1368-1644) dan Ratu Ma dikuburkan di pemakaman ini.

Makam ini memiliki dua bagian rahasia. Salah satunya adalah kawasan Jalan Suci dan yang lainnya adalah bagian utama dari makam itu sendiri. Pembangunan makam dimulai pada 1381 dan selesai pada 1431.

Biaya masuk ke pemakaman ini CNY70 (sekitar Rp92 ribu).

2. Gerbang Zhonghua

Gerbang Zhonghua adalah gerbang selatan Kota Nanjing, Provinsi Jiangsu. Ini adalah suatu peninggalan budaya yang berharga karena Gerbang Zhonghua merupakan gerbang kota dari kastil terbesar di Cina dan elemen struktural kastil paling rumit di dunia. Gerbang ini juga mewariskan hal penting dalam tradisi militer dan arsitektur China.

Biaya masuk ke Gerbang Zhonghua ialah CNY25 (sekitar Rp33 ribu).

3. Taman Xuyuan

Taman Xuyuan yang menduduki tempat penting dalam sejarah Cina mempunyai wilayah lebih dari empat hektare. Meskipun ukurannya relatif kecil, taman ini terkenal dengan gaya yang unik dari tradisi berkebun Cina selatan.

Dibangun selama Dinasti Ming (1368-1644), Taman Xuyuan dinamai oleh seorang pangeran bernama Zhu Gaoxu yang pernah tinggal di sana. Kemudian taman ini menjadi tempat tinggal gubernur provinsi Zhejiang dan Jiangsu. Xuyuan juga dikenal sebagai Taman Barat karena terletak di sebelah barat istana Kerajaan Surgawi Taiping (1851-1864).

Taman Xuyuan kemudian menjadi rumah Sun Yat-sen, Presiden Interim Republik China (1912-1949). Berkunjung ke sini, selain melihat taman yang indah dan rapi, Anda juga akan menemukan bahwa Taman Xuyuan adalah lambang sejarah modern China.

Biaya masuk Taman Xuyuan CNY40 (sekitar Rp52 ribu).

4. Makam Besar Sun Yat-sen

Mencakup wilayah seluas 80.000 meter persegi (sekitar 20 hektare), Makam Besar Sun Yat-sen terletak di Zhong Mountain Scenic Area di pinggiran timur Kota Nanjing. Makam dari Bapak Republik China ini dianggap sebagai tanah suci bagi orang China.

Dengan makna sejarah yang mendalam, arsitektur megah dan pemandangan indah, ini adalah tempat yang harus dikunjungi saat melancong ke Nanjing.

Makam Besar Sun Yat-sen tidak mengenakan biaya masuk yang mencakup Alun-alun Fraternity, jalur makam, pintu masuk makam, paviliun stele, aula tempat berdoa, dan ruang penguburan. Untuk aula musik ruang terbuka dikenakan biaya masuk CNY10 (sekitar Rp13 ribu).

5. Monumen peringatan pembantaian Nanjing

Nanjing, berutang ketenaran untuk posisi geografis yang menguntungkan. Setelah menjabat sebagai ibu kota dari sepuluh dinasti China kuno, keindahannya relatif tetap bahkan sampai saat di mana pemerintah Republik China mendirikan ibukotanya di sana pada 1927.

Namun, agresi oleh Jepang pada 13 September 1931 menorehkan tinta hitam pada lukisan indah kotanya. Jepang melakukan serangan habis-habisan di Shanghai dan Nanjing sehingga memulai sebuah bencana mengerikan yang mengubah surga menjadi neraka. Untuk memperingati korban-korban yang berjatuhan selama agresi militer Jepang didirikanlah monumen peringatan pembantaian Nanjing.

Monumen peringatan ini tidak mengenakan biaya masuk dan buka mulai pukul 8.30-16.30 waktu setempat. (travelchinaguide.com/*/X-13)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar