Jumat, 01 April 2011

Keyakinan pebisnis Jepang membaik

TOKYO: Keyakinan usaha pada produsen utama Jepang sedikit membaik pada Maret, demikian laporan Bank of Japan atas survei hari ini.

Namun bank sentral itu mengatakan hasilnya tidak sepenuhnya mencerminkan dampak tsunami 11 Maret dan krisis nuklir berikutnya. Sekitar 70% perusahaan menjawab survei tankan (sebuah barometer utama dari kesehatan ekonomi negara yang membantu memandu kebijakan moneter) pada 11 Maret, kata pejabat bank sentral Tetsuya Shiratori.
Dalam survei bank sentral terhadap sentimen bisnis, indeks bagi manufaktur besar naik hingga 6 poin pada Maret dari 5 pada bulan Desember.
Angka tersebut mencerminkan persentase perusahaan yang mengatakan kondisi bisnis yang baik dikurangi pebisnis yang menyatakan kurang baik, dengan 100 mewakili suasana hati terbaik dan 100 minus yang terburuk.
Perbaikan permintaan produksi dan luar negeri telah membantu dorongan suasana bisnis yang lebih tinggi selama beberapa bulan terakhir. Tapi analis memperkirakan kepercayaan bisa turun tajam sebagai akibat dari melonjaknya biaya ekonomi setelah bencana gempa dan tsunami negara itu.
Data pada hari Rabu menunjukkan bahwa output industri naik hingga bulan keempat pada Februari. Pemerintah, telah memperingatkan kemungkinan anjloknya produksi dalam beberapa bulan mendatang. Gempa bumi dan tsunami yang melanda pantai timur laut, dan melumpuhkan pabrik akan mengganggu rantai pasokan utama.
Perusahaan Jepang besar, termasuk Toyota Motor Corp dan Sony Corp, dipaksa untuk menunda produksi karena kekurangan komponen.
Bank of Japan akan mengeluarkan data tambahan Senin pekan depan untuk memasukkan dampak bencana terhadap survei tankan.
Bank of Japan bergerak cepat setelah gempa guna menjaga agar pasar keuangan tetap tenang. Bank sentral membanjiri sistem perbankan dengan likuiditas darurat sehingga bank dapat memenuhi peningkatan permintaan dana.
Pemerintah Jepang mengatakan biaya gempa bumi dan tsunami bisa mencapai US$309 miliar, menjadikannya bencana alam paling mahal di dunia.
Pada survei tankan Maret menunjukkan bahwa sentimen di kalangan non-produsen utama meningkat menjadi 3 dari 1. (mrp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar