SHANGHAI. Mayoritas saham di bursa China mengalami penurunan. Beredar spekulasi, pemerintah akan tetap memperketat kebijakan moneter setelah menaikkan rasio giro wajib minimum perbankan untuk menahan inflasi.
Pada pukul 10.00 waktu Shanghai, Shanghai Composite Index naik 0,2% menjadi 3.057,34. Indeks Shanghai tetap naik kendati ada 485 saham yang melorot berbanding 377 saham yang naik. Sementara CSI 300 Index turun 0,4% menjadi 3.346,73. Sepanjang tahun ini, indeks acuan Shanghai sudah melejit 8,9%, dan menjadi bursa dengan performa terbaik di Asia.
Saham-saham yang mempengarui pergerakan bursa China diantaranya: Industrial and Commercial Bank of China Ltd dan China Vanke Co yang memimpin penurunan di sektor perbankan dan properti. Selain itu, Angang Steel Co juga melorot selama empat hari berturut-turut setelah Goldman Sachs Inc mengatakan tingkat pendapatan selama kuartal I perusahaan sangat buruk.
"Kenaikan cadangan GWM oleh bank sentral China meningkatkan kecemasan mengenai outlook pertumbuhan ekonomi global," jelas Wu Kan, fund manager Dazhong Insurance Co.
Pada pukul 10.00 waktu Shanghai, Shanghai Composite Index naik 0,2% menjadi 3.057,34. Indeks Shanghai tetap naik kendati ada 485 saham yang melorot berbanding 377 saham yang naik. Sementara CSI 300 Index turun 0,4% menjadi 3.346,73. Sepanjang tahun ini, indeks acuan Shanghai sudah melejit 8,9%, dan menjadi bursa dengan performa terbaik di Asia.
Saham-saham yang mempengarui pergerakan bursa China diantaranya: Industrial and Commercial Bank of China Ltd dan China Vanke Co yang memimpin penurunan di sektor perbankan dan properti. Selain itu, Angang Steel Co juga melorot selama empat hari berturut-turut setelah Goldman Sachs Inc mengatakan tingkat pendapatan selama kuartal I perusahaan sangat buruk.
"Kenaikan cadangan GWM oleh bank sentral China meningkatkan kecemasan mengenai outlook pertumbuhan ekonomi global," jelas Wu Kan, fund manager Dazhong Insurance Co.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar