PARIS: Saham-saham di bursa Eropa berlanjut naik untuk hari keenam, periode terlama sejak Desember, di tengah spekulasi penguatan ekonomi mampu mengatasi krisis nuklir di Jepang. Saham Volkswagen AG dan Daimler AG memimpin sektor otomotif naik seiring dengan 17 dari 19 industri yang meraih gain di Stoxx Europe 600 Index. Saham Sonova Holding AG tumbang 12% setelah CEO dan kepada keuangan mengundurkan diri yang diduga terlibat kasus insider trading.
Penurunan juga terjadi pada saham Dixons Retail Plc sebesar 18% setelah pendapatan peritel Inggris itu meleset dari estimasi.
Stoxx 600 naik 0,7% menjadi 278,55 penutupan pasar London, menutup kerugian yang disebabkan oleh gempa dan tsunami di Jepang 11 Maret. Indeks naik 6,2% dari posisi terendah satu tahun pada 16 Maret setelah investor berspekulasi Jepang terus berupaya mencegah kerusakan reaktor nuklir dan aksi militer AS dan Prancis di Libia.
"Situasi di Jepang dan Timur Tengah tidak akan menggerus pemulihan global dan pasar. Valuasi masih menarik dan pertumbuhan, setidaknya di negara-negara selatan, masih solid. Masih ada potensi untuk naik," kata Larry Kantor, head of research Barclays Capital.
Indeks nasional naik pada 18 bursa di Eropa barat, kecuali Yunani dan Spanyol. FTSE 100 Inggris naik 0,3% dan CAC 40 Prancis bertambah 0,9%. Sementara DAX Jerman naik 1,8%.
Sejumlah perusahaan di AS menambah pekerja selama Maret, menandakan pasar tenaga kerja bakal menguat. Menurut ADP Employer Services, jumlah tenaga kerja naik sebesar 201.000 selama Maret. Data resmi akan dilansir hari ini.
Saham otomotif naik 1,7%, gain terbesar dibandingakn dengan industri lain pada Stoxx 600. Saham Volkswagen, produsen mobil terbesar Eropa, melonjak 2,8% menjadi 115,30 euro, sedangkan Daimler, raksasa pembuat truk, naik 3,1% menjadi 49,84 euro.
Saham BHP Billiton Ltd, penguasa perusahaan tambah dunia, bertambah 1,4% menjadi 2.449 pence. Vedanta Resources Plc, produsen tembaga terbesar di India, naik 3,4% menjadi 2.314 pence setelah Morgan Stanley melaporkan saham ini masih berpotensi sampai 64%.
Saham Bellway Plc naik 4,4% menjadi 712 pence, kenaikan pertama dalam 4 hari. Pengembang dengan kinerja terburuk di Inggris sepanjang 12 bulan itu melaporkan laba semester pertama naik menjadi 18,5 juta pound (US$29 juta).
Sabaliknya, saham Sonova terpuruk 12% menjadi 82,4 Swiss franc setelah CEO Valentin Chapero dan CFO Oliver Walker menyusul pengunduran diri Chairman Andy Rihs dari posisinya.(yn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar