Rabu, 05 Januari 2011

Penguatan dollar bikin bursa AS keok

NEW YORK. Mayoritas saham di bursa AS meluruh pada penutupan transaksi kemarin. Alhasil, Standard & Poor's 500 Index melorot dari level tertingginya sejak September 2008. Penyebab penurunan dipicu oleh penguatan dollar sehingga membuat harga komoditas anjlok dan menggerus saham-saham berbasis komoditas.

Saham-saham yang mencatatkan penurunan di antaranya: Newmont Mining Corp yang anjlok 3,3% dan Freeport McMoRan Copper & Gold Inc yang turun 0,7%.

Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P turun 0,1% menjadi 1.270,20. Pada transaksi sebelumnya, indeks S&P sempat tergerus 0,7%. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,2% menjadi 11.691,18.

"Pasar berada dalam posisi yang sangat reaktif dan mengacu pada data. Data yang ada tidak menunjang investor untuk berinvestasi. Saya mencurigai adanya kenaikan pada awal tahun ini karena banyak sinyal yang saling bertentangan. Meskipun keseluruhan ekonomi tampak membaik, namun belum cukup kuat sehingga dapat mendorong pasar menjadi bullish," urai Liam Dalton, President of Axiom Capital Management Inc.

Bakal turun

Catatan saja, indeks S&P sudah naik 13% di 2010. Sementara, jika dihitung sejak Maret 2009, kenaikannya mencapai 86%, yang merupakan reli terbesar sejak 1995.

Menurut Adam Parker, Morgan Stanley’s head of U.S. equity strategy, bursa saham AS akan melorot pada akhir 2011 seiring perlambatan pertumbuhan. Menurutnya, S&P akan turun ke level 1.238 pada akhir 2011.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar