Selasa, 04 Januari 2011

Pekan Terakhir 2010, DPK Perbankan Tumbuh Rp37,58 Triliun

Jakarta--Selama sepekan terakhir di tahun 2010, Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan mencapai Rp37,58 triliun, membuat total DPK menjadi Rp2.281,21 triliun per 29 Desember 2010.


"Dengan perkembangan tersebut, selama tahun 2010DPK perbankan telah meningkat Rp310,76 triliun atau sebesar 15,77%, dan sebesar 18,72% atau sebesar Rp359,71 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," ungkap Kepala Biro Hubungan Masyarakat BI Difi A Johansyah dalam laporan mingguannya di Jakarta, Selasa, 4 Januari 2011.

Ia menjelaskan, bahwa peningkatan tersebut terjadi karena naiknya DPK rupiah sebesar Rp38,95 triliun, sementara DPK valas turun sebesar Rp1,3 triliun.

"Peningkatan tersebut antara lain berasal dari dropping dana pemerintah pusat," imbuhnya.

Dari empat kelompok bank, kenaikan terbesar terjadi di kelompok bank persero mencapai Rp27,11 triliun, disusul kelompok bank swasta sebesar Rp10,69 triliun, sedangkan kantor cabang bank asing (KCBA) mengalami penurunan sebesar Rp3,36 triliun.

Sementara itu, hanya kelompok bank Swasta yang DPK valasnya naik sebesar Rp600 miliar, sedangkan 4 kelompok bank lainnya baik persero, KCBA, campuran dan BPD mengalami penurunan yang cukup merata, terbesar pada kelompok KCBA mencapai Rp810 miliar.

Jika dilihat per komponen, Giro turun tipis yakni sebesar Rp450 miliar, sedangkan Tabungan dan Deposito masing-masing naik sebesar Rp27,86 triliun dan Rp10,17 triliun.

"Kenaikan tabungan dan Deposito terkait dengan periode akhir tahun dimana masyarakat lebih memilih untuk menyimpan uangnya untuk berjaga-jaga kebutuhan di tahun 2011. Dengan kenaikan DPK yang lebih tinggi dari kredit, menyebabkan LDR turun tipis dari 76,79% menjadi 76,40%," tutur Difi. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar