JAKARTA: Pemerintah akan mengupayakan peningkatan efisiensi terutama bagi pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk menghindari terjadinya kenaikan tarif dasar listrik (TDL) pada 2011.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh mengungkapkan rencana penaikan TDL tahun depan itu akan diambil sebagai langkah akhir kementeriannya tengah berupaya mencari berbagai kemungkinan untuk meningkatkan efisiensi di sektor kelistrikan.
“Untuk efisienesi ini, kita akan bersama-sama menurunkan biaya operasi, khususnya pembangkit PLN supaya bisa dihemat. Sehingga opsi dalam menaikkan TDL ini merupakan yang sangat terakhir,” tutur dia, hari ini.
Berbagai cara yang akan diupayakan untuk meningkatkan efisiensi tersebut, lanjut dia, dengan menekan susut jaringan dan menekan biaya operasional pembangkit PLN. Dia mengatakan pemerintah akan mengupayakan agar komposisi energi primer untuk pembangkit listrik lebih ideal.
“Artinya dengan memperbesar [penggunaan bahan bakar] yang non-bbm [bahan bakar minyak]. Kita sedang merumuskannya dan kita cari apakah di batu baranya atau bagaimana.”
Kalaupun nantinya pemerintah terpaksa menaikkan TDL, kata dia, kemungkinan besar yang akan terkena kebijakan tersebut hanya masyarakat golongan mampu. Dia menjelaskan golongan mampu yang dimaksud adalah pelanggan yang pembayaran listriknya itu relative lebih sedikit dari keseluruhan pengeluarannya.
Sementara itu, dia menambahkan golongan mampu dari sisi pengusaha adalah golongan yang masih memiliki ruang daya saing.
“Kalau rumah tangga yang golongan mampu itu relatif sekitar 4 juta dari 37 juta rumah tangga pelanggan PLN, sedangkan untuk UMKM [usaha mikro kecil dan menengah] itu masih memerlukan banyak pertimbangan. Khususnya pedagang biasa dan industri kecil, saya kira masih kita akan lihat betul,” tutur Darwin.
Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengungkapkan target penurunan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik perseroan itu sulit direalisasikan selama pasokan gas untuk bahan bakar pembangkit tidak terpenuhi.
Menurut dia, penurunan BPP listrik itu sangat bergantung pada pasokan gas yang diberikan oleh pemerintah untuk pembangkit yang sejak awal sudah didesain menggunakan gas. “Mana bisa BPP diturunkan kalau PLN tidak dikasih gas. Gas itu sangat menentukan BPP,” tegas Dahlan.(msb)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar