Selasa, 21 September 2010

Menteri BUMN Tegur AP II

KEMENTERIAN Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kemarin memanggil PT Angkasa Pura (AP II) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait insiden padamnya listrik di bandara pada Jumat (17/9) lalu. Kementerian memanggil kedua BUMN itu dalam rangka sejauh mana tingkat kelalaian atau kesalahan baik AP II maupun PLN dalam peristiwa tersebut. "Setelah ini saya akan mengumpulkan Direksi PLN dan AP II. Nanti akan kami tanyai (konfirmasi) soal peristiwa Jumat (17/9).
Kemarin mereka sudah masukkan laporan tertulis begitu ada kejadian. Hari ini saya ingin konfirmasi sejauh mana tingkat kelalaian atau kesalahan baik di Angkasa Pura II maupun di PLN," kata Menteri BUMN, Mustafa Abubakar di Jakarta, Senin (20/9).
Mustafa membantah pihaknya tidak memberikan teguran pada kedua BUMN itu. "Ini sudah lebih dari teguran. Sudah saya telepon langsung. Jadi disebut tidak ada teguran, kaget saya. Kejadiannya hari Jumat (17/9), begitu Sabtu (19/9) langsung saya telepon, saya panggil saya semprot habis. Siapa bilang tidak ada teguran," katanya.
Menteri BUMN enggan mengomentari tentang kemungkinan pergantian direksi di kedua BUMN tersebut imbas dari kejadian tersebut. "Jangan dulu pancing-pancing (pergantian direksi) seperti itu lah. Kementerian BUMN punya norma punya aturan. Jadi dari pertama saya sudah tegur keras, rapat langsung. Hari Sabtu langsung saya telepon, saya tegur. Ada suratnya," kata Mustafa.
Namun demikian, nantinya akan ada sanksi bagi BUMN tersebut. "Pasti (ada sanksi). Antara lain saya minta, apakah board manajemennya atau level di bawahnya yang bertanggung jawab," ujar dia.
Seperti diberitakan, pada Jumat (20/9) lalu listrik padam di bandara Soekarno Hatta (Soetta) selama 10 menit, yaitu antara pukul 13.30 hingga 13.40 WIB. Kejadian padamnya listrik bandara di Bandara Soetta pada Jumat (17/9) ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya, pada 21 Juli silam, listrik bandara Soetta juga sempat padam selama 50 menit. Penyebabnya, gardu listrik PLTU di Muara Karang, Jakarta Utara, terbakar.
Selanjutnya, selama bulan Agustus silam, listrik bandara Soetta kembali padam. Pertama, pada 3 Agustus, listrik padam selama 35 menit karena gardu listrik PLTU Muara Karang tertimpa alat berat kontraktor Jepang. Dan yang terparah, terjadi pada tanggal 6 Agustus, dimana listrik padam selama dua jam, akibat gangguan instalasi listrik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar