Kamis, 16 September 2010

MDGs dan Komitmen Akan Membuat Perubahan

Minggu depan para pemimpin negara di seluruh dunia akan bertemu di New York untuk menghadiri pertemuan PBB tentang Tujuan Pembangunan Milenium (Millennium Development Goals–MDGs). Tindakan-tindakan yang mereka ambil selama tiga hari tersebut bisa menjadi kunci untuk menciptakan sebuah kestabilan, masa depan yang sukses bagi jutaan penduduk miskin dunia. Sepuluh tahun yang lalu MDGs disepakati dengan asas segera dan jelas. Sesuatu harus dilakukan untuk menyelamatkan jiwa para ibu yang me-ninggal cuma-cuma akibat melahirkan. Sesuatu harus dilakukan untuk memastikan jutaan anak-anak di dunia mengenyam pendidikan, sesuatu harus dilakukan untuk memberantas penyebaran penyakit mematikan dan yang terpenting adalah memangkas jumlah orang yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Para pemimpin tersebut, satu dekade yang lalu, menetapkan tenggat waktu hingga 2015 untuk mencapai tujuan- tujuan pembangunan milenium. Seiring bergeraknya jarum jam ke tahun 2015, saat ini adalah waktunya untuk melihat kembali, menganalisis ulang, dan menginjak pedal akselerasi guna mempercepat perkembangan di areaarea yang membutuhkan perhatian penting yang segera. Pertemuan MDGs diadakan di tengah kemerosotan finansial global. Dalam iklim ekonomi yang sulit ini ada sebersit godaan bagi negara-negara untuk menarik kembali komitmen internasional yang telah mereka buat. Godaan semacam ini adalah sebuah hal yang ditolak oleh Inggris.

Pemerintahan koalisi Inggris yang baru sudah jelas—kami akan tetap memenuhi janji-janji yang telah kami buat bagi jutaan penduduk termiskin dunia, dan menjaga komitmen kami untuk mengurangi kemiskinan di seluruh dunia. Tetapi,bantuan hanyalah bagian dari cerita.Perdagangan dan investasi adalah mesin bagi pertumbuhan ekonomi,menawarkan satusatunya jalan keluar yang berkesinambungan dari kemiskinan,yang melanda hampir satu miliar jiwa di seluruh dunia. Meningkatkan investasi pribadi dan perusahaan di negara-negara berkembang berpotensi membantu kita mencapai setiap tujuan MDGs.

Orang-orang dengan pekerjaan yang aman dan upah yang adil memiliki kesempatan untuk mengangkat diri mereka dari jurang kemiskinan. Inggris datang menghadiri pertemuan MDGs dengan menempatkan wanita dan anak-anak perempuan dalam agenda terpentingnya. Investasi pada mereka akan membuahkan hasil yang baik. Bagaimana sebuah negara dapat mendorong diri sendiri menuju sebuah pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan jika 50% dari mereka yang berbakat tidak diberikan kesempatan untuk berkontribusi? Setiap hari sekitar 1.400 wanita meninggal karena kehamilan atau melahirkan, hampir di seluruh negara-negara berkembang.

Hal ini tidak bisa dibiarkan terjadi.Pada pertemuan MDGs nanti Inggris akan berusaha keras menghentikan tragedi harian ini dan akan mendorong negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama. Dengan memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan, kita bisa mulai memastikan bahwa kehamilan tidak lagi menjadi kondisi yang membahayakan kehidupan. Dan bagaimana dengan 2.000 kematian setiap harinya akibat malaria—yang memakan korban sebagian anak-anak, kelompok umur yang mayoritas dapat dicegah? Penyakit malaria hanya meninggalkan tragedi saat kejadian melanda.

Keluarga akan menderita, negara kehilangan bakat-bakat yang memiliki potensi masa depan,dan beban besar pada pelayanan kesehatan sudah berada di titik penentu. Jadi adalah benar bahwa memerangi malaria adalah salah satu agenda penting Inggris dalam pertemuan MDGs mendatang. Kita semua memiliki kepentingan dalam pertemuan MDGs di New York tahun ini. Namun, kepentingan-kepentingan tersebut hanya bisa dicapai dengan komitmen pemerintah-pemerintah, badan-badan amal dan bisnis, kelompok komunitas madani dan warga negara.

Inggris telah menjadi pemimpin dunia dalam MDGs dan kami telah bekerja tiada henti dalam beberapa bulan belakangan ini untuk memastikan pertemuan MDGs mendatang membawa kesuksesan. Sekarang kami mendesak mereka yang akan datang menghadiri pertemuan ini bergabung dengan Inggris untuk menyepakati serangkaian tindakan yang dapat membantu kita mencapai Tujuan Pembangunan Milenium pada 2015, menempatkan kita semua pada jalan untuk memberantas kemiskinan untuk sekarang dan selamanya.(*)

Andrew Mitchell
Menteri Pembangunan Internasional Inggris, Member of Parliament

Tidak ada komentar:

Posting Komentar