JAKARTA: BPK menemukan potensi kehilangan penerimaan negara Rp2,35
triliun terkait pendapatan negara dari migas pada laporan keuangan
pemerintah 2011.
Ketua BPK Hadi Poernomo menjelaskan kehilangan penerimaan tersebut akibat inkosistensi penggunaan tarif pajak dalam perhitungan PPh Migas dan perhitungan bagi hasil migas.
baca selengkapnya di:
http://www.bisnis.com/articles/potensi-kehilangan-pendapatan-migas-capai-rp2-35-triliun
Ketua BPK Hadi Poernomo menjelaskan kehilangan penerimaan tersebut akibat inkosistensi penggunaan tarif pajak dalam perhitungan PPh Migas dan perhitungan bagi hasil migas.
baca selengkapnya di:
http://www.bisnis.com/articles/potensi-kehilangan-pendapatan-migas-capai-rp2-35-triliun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar