JAKARTA (IFT) - Perbankan akan menempatkan kelebihan likuiditas valuta asing pada instrumen term deposit dolar Amerika Serikat yang akan diterbitkan Bank Indonesia. Sejumlah bankir mengatakan, imbal hasil (yield) yang menarik menjadi salah satu pertimbangan bank dalam penempatan dananya.
Sigit Pramono, Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas), mengatakan penerbitan term deposit dalam dolar AS dapat mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Kebijakan ini akan menambah biaya operasi moneter tetapi perlu dilakukan agar volatilitas rupiah tidak terlalu tajam.
baca selengkapnya di :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar