Sabtu, 28 April 2012

Perlambatan Ekspor Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/04/28/316146/4/2/Perlambatan-Ekspor-Tahan-Laju-Pertumbuhan-Ekonomi
BANDUNG--MICOM: Pelambatan ekspor Indonesia ke sejumlah wilayah di dunia mengakibatkan penurunan perkiraan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2012.

"Ekspor yang sedikit menurun ke semua wilayah seperti Eropa, kemudian China dan Amerika Serikat membuat penurunan angka itu," kata Direktur Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung saat pelatihan wartawan ekonomi di Bandung, Sabtu (28/4).

BI menilai pada triwulan II 2012 pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 6,4 persen, dan angka tersebut lebih rendah dari perkiraan pertumbuhan pada triwulan pertama 2012 yang sebesar 6,5 persen.

Kendati demikian Juda menilai laju ekspor masih dalam jumlah yang positif.   "Penurunan perkiraan pertumbuhan dari 6,5 persen menjadi 6,4 persen tidak terlalu signifikan di ekspor," kata Juda.

Penurunan nilai ekspor tersebut juga disebabkan Produk Domestik Bruto (PDB) China yang turun menjadi 8,1 persen pada triwulan pertama 2012 sehingga mengakibatkan permintaan ekspor ke China menurun.

Sedangkan untuk wilayah Eropa, gejolak ekonomi yang terjadi akibat utang pemerintah yang besar sehingga menimbulkan ketidakpercayaan obligasi yang dikeluarkan juga mempengaruhi permintaan ekspor ke Eropa.

Hal itu diperburuk oleh perbankan yang harus melakukan rekapitalisasi sehingga pertumbuhan ekonomi di wilayah Eropa menjadi stagnan dan berpengaruh terhadap ekspor Indonesia. (Ant/OL-9)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar