http://investasi.kontan.co.id/news/lima-hari-terakhir-wall-street-menanjak-18/2012/04/28
NEW YORK. Dalam
seminggu terakhir, mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa AS
menorehkan kenaikan. Data Bloomberg menunjukkan, indeks Standard &
Poor\'s 500 naik 1,8% menjadi 1.403,36. Ini merupakan lonjakan mingguan
terbesar sejak 16 Maret lalu. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial
Average naik 1,5% menjadi 13.228,31.
Sektor teknologi memimpin kenaikan di antara sepuluh sektor yang terhimpun dalam indeks S&P 500, dengan lonjakan sebesar 2,4%. Sementara itu, indeks perusahaan pengembang juga melesat 10% ke level tertinggi sejak 2008 lalu.
Ada beberapa faktor yang mendorong kinerja Wall Street selama lima hari terakhir. Di antaranya, kinerja emiten yang positif. Sebut saja Apple Inc, Amazon.com Inc, hingga AT&T Inc yang berhasil membukukan kinerja melampaui prediksi analis.
Selain itu, pernyataan pimpinan the Federal Reserve Ben S Bernanke juga menjadi vitamin penyegar bursa AS. Dia menyatakan, pihaknya sudah siap untuk menggelontorkan stimulus ke sistem finansial jika dibutuhkan.
"Kinerja perusahaan terlihat cukup kuat. Jika data ekonomi melemah, investor berharap adanya stimulus berupa quantitative easing dari the Fed. Hal ini yang meningkatkan kepercayaan investor," jelas Gary Flam, analis Bel Air Investment Advisors LLC di Los Angeles.
NEW YORK. Dalam
seminggu terakhir, mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa AS
menorehkan kenaikan. Data Bloomberg menunjukkan, indeks Standard &
Poor\'s 500 naik 1,8% menjadi 1.403,36. Ini merupakan lonjakan mingguan
terbesar sejak 16 Maret lalu. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial
Average naik 1,5% menjadi 13.228,31. Sektor teknologi memimpin kenaikan di antara sepuluh sektor yang terhimpun dalam indeks S&P 500, dengan lonjakan sebesar 2,4%. Sementara itu, indeks perusahaan pengembang juga melesat 10% ke level tertinggi sejak 2008 lalu.
Ada beberapa faktor yang mendorong kinerja Wall Street selama lima hari terakhir. Di antaranya, kinerja emiten yang positif. Sebut saja Apple Inc, Amazon.com Inc, hingga AT&T Inc yang berhasil membukukan kinerja melampaui prediksi analis.
Selain itu, pernyataan pimpinan the Federal Reserve Ben S Bernanke juga menjadi vitamin penyegar bursa AS. Dia menyatakan, pihaknya sudah siap untuk menggelontorkan stimulus ke sistem finansial jika dibutuhkan.
"Kinerja perusahaan terlihat cukup kuat. Jika data ekonomi melemah, investor berharap adanya stimulus berupa quantitative easing dari the Fed. Hal ini yang meningkatkan kepercayaan investor," jelas Gary Flam, analis Bel Air Investment Advisors LLC di Los Angeles.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar