http://www.mediaindonesia.com/read/2012/04/28/316153/4/2/Cadangan-Devisa-April-Capai-US114-Miliar
JAKARTA--MICOM: Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa per 26 April 2012 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan akhir Maret 2012.
Cadangan devisa naik sebesar US$4,4 miliar dari US$110,5 miliar menjadi US$114,9 miliar.
Menurut Peneliti Utama Biro Riset Ekonomi Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Juda Agung, peningkatan jumlah cadangan devisa tersebut ditopang oleh meningkatnya aliran dana masuk (capital inflow) investasi langsung (foreign direct investment/FDI) dan portofolio di triwulan I 2012 .
"Cadangan devisa ditopang oleh ekspor dan inflow dari portofolio. Ekspor sedikit melemah, tetapi investasi dari portofolio cukup signifikan di triwulan pertama," ujar Juda disela Pelatihan Wartawan bidang Ekonomi, Moneter dan Perbankan yang diselenggarakan BI di Bandung, Sabtu (28/4).
Juda menjelaskan dengan jumlah cadangan devisa sebesar US$114,9 miliar tersebut, cadangan devisa masih berada pada level aman. Jumlah cadangan devisa tersebut setara dengan 6,7 bulan impor dan pembayaran Utang Luar Negeri (ULN) pemerintah.
"Posisi tersebut setara dengan 7,75 bulan impor barang dan masih di atas level kecukupan cadangan devisa per group yaitu 6,7 bulan impor," imbuh Juda. (AI/OL-9)
JAKARTA--MICOM: Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa per 26 April 2012 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan akhir Maret 2012.
Cadangan devisa naik sebesar US$4,4 miliar dari US$110,5 miliar menjadi US$114,9 miliar.
Menurut Peneliti Utama Biro Riset Ekonomi Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Juda Agung, peningkatan jumlah cadangan devisa tersebut ditopang oleh meningkatnya aliran dana masuk (capital inflow) investasi langsung (foreign direct investment/FDI) dan portofolio di triwulan I 2012 .
"Cadangan devisa ditopang oleh ekspor dan inflow dari portofolio. Ekspor sedikit melemah, tetapi investasi dari portofolio cukup signifikan di triwulan pertama," ujar Juda disela Pelatihan Wartawan bidang Ekonomi, Moneter dan Perbankan yang diselenggarakan BI di Bandung, Sabtu (28/4).
Juda menjelaskan dengan jumlah cadangan devisa sebesar US$114,9 miliar tersebut, cadangan devisa masih berada pada level aman. Jumlah cadangan devisa tersebut setara dengan 6,7 bulan impor dan pembayaran Utang Luar Negeri (ULN) pemerintah.
"Posisi tersebut setara dengan 7,75 bulan impor barang dan masih di atas level kecukupan cadangan devisa per group yaitu 6,7 bulan impor," imbuh Juda. (AI/OL-9)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar