Jumat, 30 Maret 2012

Perubahan Zona Waktu Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/03/30/309250/291/7/Perubahan-Zona-Waktu-Tingkatkan 


 
 
Perubahan Zona Waktu Tingkatkan Risiko Serangan Jantung
JAKARTA--MICOM: Perubahan zona waktu akan meningkatkan risiko serangan jantung hingga 10 persen.

Hal itu dikatakan para ilmuwan dari University of Alabama, AS.

Gangguan istirahat yang menyebabkan terganggunya jam biologis dituding menjadi penyebab utamanya.

Professor Martin Young dari Divisi Penyakit Jantung mengatakan perubahan waktu itu menyebabkan rusaknya siklus waktu istirahat. Efek perubahan waktu, baik maju atau mundur, hingga satu jam ini akan meningkat sehari setelah penetapan perubahan patokan waktu itu.

Ini terjadi karena jantung, dan bahkan setiap sel tubuh, sudah memiliki sistem waktunya sendiri. Perubahan waktu ini tentunya memerlukan adaptasi biologis yang komprehensif dan bertahap. Jika tidak, akan mengakibatkan respon negatif atas kekebalan tubuh dan tingkat stres.

"Kurang tidur dapat mengubah proses tubuh lainnya, termasuk respon inflamasi, yang dapat berkontribusi terhadap serangan jantung."

Risiko serangan jantung itupun makin menguat jika sehari setelah perubahan waktu itu merupakan hari yang sibuk dengan pekerjaan.

Young menyarankan, adaptasi bisa dilakukan melalui penyesuaian jadwal bangun tidur setidaknya 30 menit sejalan dengan zona penetapan waktu itu. Sarapan secukupnya dan bergizi, olahraga di pagi hari juga dianjurkan.

"Melakukannya akan membantu mengatur ulang jam di otak yang bereaksi terhadap perubahan siklus terang-gelap, dan jam perifer yang bereaksi di jantung," tutupnya. (Telegraph/IF/OL-9)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar