http://nasional.kontan.co.id/news/menkeu-hanya-satu-opsi-yang-dibawa-ke-paripurna/2012/03/29
JAKARTA. Menteri Keuangan Agus
Martowardojo menegaskan, pemerintah hanya akan membawa satu opsi dalam
pembahasan APBN Perubahan 2012 dalam rapat paripurna DPR RI yang
berlangsung Jumat (30/3) besok.
Agus mengatakan, opsi yang akan ditawarkan itu adalah APBN dengan total subsidi energi sebesar Rp 225 triliun. Subsidi tersebut meliputi subsidi bahan bakar minyak sebesar Rp 137,38 triliun dan subsidi listrik Rp 64,9 triliun.
"Kalau rapat paripurna nanti, opsi yang dibawa hanya opsi dengan defisit anggaran 2,23 persen dan total subsidi energi Rp 225 triliun," kata Agus ketika baru tiba di Kompleks Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/3/2012) malam.
Agus menyebutkan, jika ada sejumlah catatan terkait opsi, itu adalah hal biasa. Menurut dia, pembahasan APBN Perubahan 2012 per Kamis sore berjalan baik. Pembahasan sudah bisa menyelesaikan hasil panitia kerja (Panja) A, B dan C. Ia berharap pembahasan RAPBN-P 2012 dapat selesai tepat waktu.
Agus mengatakan, pemerintah berharap APBN 2012 bisa direvisi. Ini semata demi menjaga kondisi fiskal negara untuk tetap sehat. "Kami harapkan APBN 2012 bisa direvisi dalam bentuk APBN Perubahan sehingga bisa terus mempunyai fiskal yang sehat. Memang ada koreksi, tapi secara umum ekonominya dapat terjaga," ujarnya.
Hingga saat ini, Badan Anggaran DPR dan pemerintah masih mengadakan rapat internal terkait pembahasan APBN-P 2012. Jumat besok, pembahasan APBN-P akan dibahas dan diputuskan dalam rapat paripurna DPR. (Ester Meryana | Laksono Hari W/Kompas.com)
Agus mengatakan, opsi yang akan ditawarkan itu adalah APBN dengan total subsidi energi sebesar Rp 225 triliun. Subsidi tersebut meliputi subsidi bahan bakar minyak sebesar Rp 137,38 triliun dan subsidi listrik Rp 64,9 triliun.
"Kalau rapat paripurna nanti, opsi yang dibawa hanya opsi dengan defisit anggaran 2,23 persen dan total subsidi energi Rp 225 triliun," kata Agus ketika baru tiba di Kompleks Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/3/2012) malam.
Agus menyebutkan, jika ada sejumlah catatan terkait opsi, itu adalah hal biasa. Menurut dia, pembahasan APBN Perubahan 2012 per Kamis sore berjalan baik. Pembahasan sudah bisa menyelesaikan hasil panitia kerja (Panja) A, B dan C. Ia berharap pembahasan RAPBN-P 2012 dapat selesai tepat waktu.
Agus mengatakan, pemerintah berharap APBN 2012 bisa direvisi. Ini semata demi menjaga kondisi fiskal negara untuk tetap sehat. "Kami harapkan APBN 2012 bisa direvisi dalam bentuk APBN Perubahan sehingga bisa terus mempunyai fiskal yang sehat. Memang ada koreksi, tapi secara umum ekonominya dapat terjaga," ujarnya.
Hingga saat ini, Badan Anggaran DPR dan pemerintah masih mengadakan rapat internal terkait pembahasan APBN-P 2012. Jumat besok, pembahasan APBN-P akan dibahas dan diputuskan dalam rapat paripurna DPR. (Ester Meryana | Laksono Hari W/Kompas.com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar