http://investasi.kontan.co.id/news/ekonomi-as-tumbuh-moderat-harga-minyak-menanjak/2012/03/01
NEW YORK. Harga
minyak dunia mencatatkan kenaikan pagi tadi. Harga kontrak minyak untuk
pengantaran April naik 52 sen atau 0,5% menjadi US$ 107,07 per barel di
New York Mercantile Exchange. Dengan demikian, dalam sebulan terakhir,
harga minyak sudah naik 8,7% dan melonjak 8,3% di sepanjang tahun ini.
Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran April naik US$ 1,11 atau 0,9% menjadi US$ 122,66 sebarel di ICE Futures Europe exchange London. Sepanjang bulan ini, harga minyak Brent sudah melesat 11%.
Lonjakan harga minyak terpacu oleh pernyataan the Fed yang bilang perekonomian AS tumbuh moderat dan tingkat produk domestik bruto AS naik melampaui prediksi analis.
"Semua faktor yang mengangkat ekspektasi permintaan merupakan sentimen bullish bagi harga minyak. Isu cadangan minyak AS yang meningkat tenggelam dengan data ekonomi AS yang positif," jelas Kyle Cooper, director of research IAF Advisors di Houston.
Sekadar informasi saja, data yang dirilis hari ini menunjukkan, tingkat produk domestik bruto AS tumbuh 3% di kuartal IV. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak kuartal II 2010. Sementara, ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi kenaikan PDB sebesar 2,8%.
NEW YORK. Harga
minyak dunia mencatatkan kenaikan pagi tadi. Harga kontrak minyak untuk
pengantaran April naik 52 sen atau 0,5% menjadi US$ 107,07 per barel di
New York Mercantile Exchange. Dengan demikian, dalam sebulan terakhir,
harga minyak sudah naik 8,7% dan melonjak 8,3% di sepanjang tahun ini. Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran April naik US$ 1,11 atau 0,9% menjadi US$ 122,66 sebarel di ICE Futures Europe exchange London. Sepanjang bulan ini, harga minyak Brent sudah melesat 11%.
Lonjakan harga minyak terpacu oleh pernyataan the Fed yang bilang perekonomian AS tumbuh moderat dan tingkat produk domestik bruto AS naik melampaui prediksi analis.
"Semua faktor yang mengangkat ekspektasi permintaan merupakan sentimen bullish bagi harga minyak. Isu cadangan minyak AS yang meningkat tenggelam dengan data ekonomi AS yang positif," jelas Kyle Cooper, director of research IAF Advisors di Houston.
Sekadar informasi saja, data yang dirilis hari ini menunjukkan, tingkat produk domestik bruto AS tumbuh 3% di kuartal IV. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak kuartal II 2010. Sementara, ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi kenaikan PDB sebesar 2,8%.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar